Insiden di Kantor KPU Blitar, Seorang Polwan Spontan Buka Kancing Baju Sekretaris DPC PKB, Apa Yang Terjadi?

klikjatim.com
Sekretaris DPC PKB Kota Blitar, Arif Kurniawan saat mendapatkan pertolongan orang di sekitar. (ist/Erliana Riady-detik.com)

KLIKJATIM.Com | Blitar - Seorang Polisi Wanita (Polwan) yang berdinas di Polresta Blitar dengan spontan beranjak dari tempatnya menuju sisi kanan di ruang pendaftaran bakal pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar pada Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat. Sosok perempuan bernama Anisa Saraswati ini tanpa ragu langsung menggerakkan tangannya serta membuka kancing baju seorang laki-laki yang sedang tergolek lemas.

[irp]

Baca juga: Pencarian Korban Tenggelam di Perairan Pulau Mandangin Sampang Masih Nihil

Adapun diketahui, bahwa sosok pria di ruangan tersebut adalah Sekretaris DPC PKB Kota Blitar, Arif Kurniawan. Insiden mencengangkan ini terjadi ketika Arif yang ikut mengantarkan proses pendaftaran bakal paslon, Henry-Yasin dalam Pilwali Blitar tahun 2020 tiba-tiba pingsan saat penyerahan dokumen persyaratan ke KPU.

Kronologisnya, paslon Henry-Yasin tiba di kantor KPU Kota Blitar sekitar pukul 10.00 WIB. Mereka naik mobil sedan hitam yang diiringi beberapa partai pendukung dari PKB, PKS dan Golkar. Selain itu, juga ada partai politik (parpol) non parlemen yaitu PAN, PKPI, Nasdem dan Berkarya.

Sekitar pukul 10.30 WIB, tiba-tiba Arif terkulai lemas dan pingsan. Ketika itu posisi Arif sedang duduk di ruangan sisi kanan ruang pendaftaran.

Baca juga: Hadiri Pembukaan Piala Gubernur Jatim Open Woodball 2026, Arumi Bachsin Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi Dunia

"Karena saya satu-satunya wanita yang ada dalam ruangan. Spontan saya buka kancing bajunya dan saya balurin minyak. Sementara beberapa petugas KPU memanggil tim medis yang standby di luar gedung KPU," tutur seorang Polwan dari Polresta Blitar Anisa Saraswati seperti yang dilansir detikcom, Sabtu (5/9/2020).

Dari keterangan tim medis Puskesmas Sananwetan, Zainun Hikmah menuturkan, kondisi Arif memang lemah. Tensinya 130/80 dengan suhu tubuh 38,5 derajat celcius.

Kemudian saat diobservasi menjadi 37,2 dengan nadi 104 agak cepat. "Normalnya 70 sampai 80, sehingga kami rekomendasikan mendapat perawatan medis lebih intensif," jawab Zainun.

Baca juga: Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Gubernur Khofifah: Organda Punya Peran Strategis di Balik Angka Ini

Sementara itu, Sekretaris Satgas Covid-19 Kota Blitar, Hakim Sisworo menuturkan sesuai keterangan dari parpol PKB, bahwa Arif mengalami kelelahan. Karena sejak semalam mempersiapkan keperluan administratif pendaftaran bakal paslon dalam Pilwali Blitar.

"Mas Arif kecapekan. Dan karena suhunya tinggi, maka kami rekomendasikan ke rumah sakit rujukan di RSUD Mardi Waluyo," pungkas Hakim. (hen)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru