KLIKJATIM.Com | Gresik - Sehari sebelum dibukanya pendaftaran Cabup Cawabup dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Gresik 2020, Wabup Gresik Moh Qosim pindah dari rumah dinasnya di Jl Basuki Rachmad. Selanjutnya, Pak Qosim akan menempati rumah pribadinya di Perumahan Alam Bukit Raya,Blok A4 no 6. Kebomas, Gresik.
[irp]
Baca juga: Pansus DPRD Gresik Desak Pemkab Tingkatkan Optimisme Proyeksi Fiskal dalam RPJMD 2025–2030
Boyongan dari rumah dinas ini bentuk kewajiban moril sebagai pejabat publik untuk melepaskan fasilitas dinas kepada negara karena mengikuti kontestasi politik Pilbup 2020. Seluruh barang pribadi dan keluarga Pak Qosim diboyong dari rumah dinas sejak Kamis (3/9/2020) pagi.
Usai memboyong semua barang-barang, Pak Qosim menggelar istigoitsah dan doa bersama di rumah pribadinya. Selain itu digelar pula pembacaan sholawat, pembacaat surah Al - Insyirah, dan sholawat lihomsatun.
Pak Qosim menjelaskan, secara hitungan penanggalan Jawa, dia memang memilih hari Kamis boyongan atau pamitan meninggalakan rumah dinasnya ke rumah pribadinya. Menurutnya, sore ini Kamis Pahing 17 Guru. Hitungannya Ratu, Rogo, Sempoyong. Tibo Guru (Jatuh pada guru).
Baca juga: Meski Yani-Alif Unggul 63 Persen, Kotak Kosong Menang di Beberapa TPS
" Biar enak secara psikologis, ini hitung-hitungan wong boyongan, ojok sampek tibo rogo. Ojok sampek sempoyong, lek isok tibo guru, ratu. Ini tibo guru. (Ini hitungan jawa orang boyongan atau meninggalkan rumah kalau bisa jatuh pada guru) terhormat, selamat, dan lancar semua," kata Pak Qosim.
Dikatakan, selain melengkapi administrasi dan rapat koordinasi bersama ketua partai PKB dan Gerindra, dia juga rutin melakukan ziarah ke leluhur di Gresik termasuk Kanjeng Sunan Giri. "Ziarah memang sejak kecil, membudidayakan dan wasilah kepada leluhur untuk persiapan semuanya," ujar Pak Qosim.
Baca juga: Polisi Akan Panggil Orang Tua dan Guru Remaja yang Tenteng Celurit di Kabupaten Gresik
Selain itu rapat koordinasi, baik internal dengan Gerindra, tim pemenang dan relawan untuk persyaratan administrasi. "Dan tak lupa doa dari teman-teman. Insyallah saya mendaftar ke KPU hari Sabtu, wage 13 Pukul 11.00 Wib. Insyalaha pakai mobil dari posko Jalan Sampit GKB," jelas calon Bupati itu.
Ditambahkan, dalam pendaftarab dirinya bersama dr. Alif hanya dengan 6 orang, 2 orang calon, 2 ketua partai, dan lesson officer (LO) atau bagian adiministrasi. "Sebelumnya, nanti di Posko ada doa bersama. Lusa daftar diri, dan saya boyongan ke sini. Saya mohon izin kepada camat, kepala desa selama tinggal disini saat proses Pilkada berlangsung," pungkas Qosim. (hen)
Editor : Redaksi