Mampu Tekan Penyebaran Covid, Pak RW dan Ketua Kampung Tangguh di Sidoarjo Terima Penghargaan

klikjatim.com
Kapolresta Sidoarjo, Kombespol Sumardji menyerahkan penghargaan kepada masyarakat dan anggota Polri secara bergantian terkait penanganan Covid-19 di daerah setempat. (Satria Nugraha/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com I Sidoarjo – Peran masyarakat Kabupaten Sidoarjo dalam melawan penyebaran virus corona atau Covid-19 sangat diapresiasi dengan memberikannya penghargaan. Salah satu warga yang mendapatkan penghargaan adalah Ketua RW XII Kecamatan Waru, Mujiono.

Pak RW Mujiono dipandang berjasa karena mampu mengentas kampungnya dari zona merah menjadi zona hijau terkait penyebaran Covid-19. “Dulunya di RW saya ada 58 warga yang terpapar, namun Alhamdulillah sekarang semuanya sudah sembuh. Meskipun sekarang nol covid, kami tetap menerapkan penjagaan yang ketat kepada lalu-lintas orang yang masuk, agar warga kami tidak lagi tertular,” jelas Mujiono, Selasa (25/8/2020).

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

Perlu diketahui, dulunya di RW XII Waru yang terletak di Jalan S Parman adalah kluster pertama penyebaran Covid-19 di Sidoarjo. Sebanyak 58 warganya terpapar Covid-19 dan dijuluki sebagai kluster Superman.

Kampung tersebut akhirnya dilockdown. Namun setelah diterapkannya ‘Kampung Tangguh Semeru’ yang melibatkan TNI/Polri ditambah kedisiplinan warga, kini wilayah setempat berubah menjadi zona hijau sekaligus menjadi model penanganan pandemi Covid-19.

“Warga kami harus tetap disiplin memakai masker. Bila dijumpai ada warga yang tidak memakai masker, maka warga lain akan mengingatkan,” imbuhnya.

[irp]

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

Selain Mujiono, warga lain yang juga mendapat penghargaan adalah M. Natzir. Dia adalah Ketua Kampung Tangguh Semeru Kelurahan Wonocolo, Kecamatan Taman.

Di Desa Wonocolo yang berbatasan dengan Surabaya ini merupakan kluster ke dua setelah kluster Superman. Sebanyak 25 warganya terpapar Covid-19. “Kami juga melockdown kampung kami. Kami saring orang yang keluar masuk desa kami. Protokol kesehatan juga kami terapkan secara ketat. Hasilnya kampung kami bisa menjadi zona hijau,” papar Natzir.

Sementara itu, Kapolresta Sidoarjo, Kombespol Sumardji berharap, melalui penghargaan yang diberikan ini bisa menjadi motivasi di Jajaran Polri dan warga untuk berperan aktif dan peduli terkait penanganan Covid-19. “Ke depan kami berharap sinergitas anatar TNI-Polri dan warga meningkat untuk menangani pendemi ini. Butuh perjuangan yang terus menerus dan dukungan semua pihak agar wilayah Sidoarjo bisa beranjak menuju zona hijau,” harapnya.

Baca juga: Motor Honda Beat Hilang Dicuri Ditemukan Saat Ditinggal Terparkir di Jalan Raya Taman

[irp]

Selanjutnya, Sumardji pun kembali mengingatkan untuk bersama-sama melaksanakan protokol kesehatan selama vaksinnya belum ditemukan. Dan vaksin yang paling manjur untuk mencegah penularan Covid-19 yaitu, mematuhi anjuran pemerintah seperti memakai masker, jaga jarak serta rajin mencuci tangan.

“Kita juga akan intens merazia warga yang enggan memakai masker. Sanksinya berupa kerja sosial atau bentuk sanksi yang lain. Kami berharap kesadaran warga terus meningkat. Toh, itu semua demi kebaikan dan keselamatan kita bersama,” pungkasnya. (nul)

Editor : Satria Nugraha

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru