Malam Satu Suro, Puluhan Santri di Kota Probolinggo Keracunan

klikjatim.com
Ilustrasi perawatan keracunan massal. (ist)

KLIKJATIM.Com I Probolinggo - Malam tahun baru Hijriyah, Santri Riyadlus Sholihin Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo keracunan massal.

Salah seorang pengurus pondok putri, Ustazah Fatimatul Maimunah mengatakan, peristiwa itu terjadi usai Salat Subuh, Kamis (20/8/2020).“Seperti biasa di pondok itu ada selamatan 1 suro,” terangnya, saat di Puskesmas Ketapang.

Baca juga: Demo Ricuh di Dinas Pertanian Sampang, Mahasiswa Tuntut Mafia Pupuk Ditindak dan Usut Hilangnya Hand Traktor

[irp]

Saat makan bersama-sama itu, tiba-tiba puluhan santri putri mengalami muntah-muntah. Diduga mereka keracunan makanan yang mereka santap. “Mereka makan nasi kotak,” jelas Fatimatul Maimunah.

Menurut dia, nasi kotak yang dibuat acara selamatan itu dipesan dari salah satu katering. “Jadi, bukan ratusan santri yang keracunan, tapi hanya puluhan. Mereka sekarang dalam perawatan di Puskesmas Ketapang dan Wonoasih,” sambungnya.

Baca juga: Ekonomi Nasional Menguat, Arus Peti Kemas Pelindo Terminal Petikemas Tumbuh 6,87 Persen di 2025

[irp]

Salah seorang Wali Santri, Ny. Umi Laila (61) mengatakan, dirinya mendengar cucunya mengalami keracunan ketika mendapat kabar dari pondok. “Saya mendapat kabar dari pondok kalau cucu saya sedang keracunan,” ucapnya.

Sementara itu, salah seorang petugas Puskesmas Ketapang, Indah mengatakan, ada sebanyak 15 santriwati yang menjalani perawatan.

Baca juga: Tudingan Pencemaran Nama Baik Berujung Laporan Polisi, Kades Sumberagung dan Warga Akhirnya Damai

“Di sini ada 15 santriwati yang menjalani perawatan. Saya tidak tahu kalau yang ada di Puskesmas Wonoasih ada berapa santri yang dirawat,” pungkasnya. (hen)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru