KLIKJATIM.Com | Surabaya - Pelaksanaan upacara peringatan HUT RI ke 75 yang digelar Pemprov Jatim tahun ini sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya. Perbedaan yang menonjol adalah jumlah peserta dan petugas pengibar bendera lebih sedikit, yaitu hanya diikuti 120 orang peserta.
Padahal dalam momen upacara seperti ini biasanya diikuti hampir sekitar 4 ribu undangan. Jika tahun sebelumnya ada sekitar 70 petugas yang terbagi dalam pasukan 17, 8 dan 45, tapi yang bertugas kali ini hanya 3 orang.
Baca juga: Pecahkan Rekor Sejarah! Misi Dagang Jatim di Malaysia Tembus Transaksi Rp15,25 Triliun
[irp]
Menariknya lagi, tampak Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mengenakan kostum layaknya seorang pengantin. Gubernur perempuan tersebut mengenakan kebaya khas Jawa Timur-an saat mengikuti upacara di Istana Negara, Jakarta secara virtual, Senin (17/8/2020).
Pantauan klikjatim.com, Khofifah tampak anggun dengan pakaian kebaya berwarna dasar hitam ditambah sentuhan emas di bagian depan. Kemudian busana itu dipadukan dengan bawahan batik berwarna coklat, serta kerudung warna kuning.
Baca juga: Gubernur Jatim Pastikan Pemenuhan Kebutuhan Cairan Infus Untuk Rumah Sakit Tercukupi
Meski hanya mengenakan kebaya, namun Gubernur perempuan pertama di Jatim ini justru tampak percaya diri. Sebab dari sekian ratus peserta yang mengikuti upacara, hanya dia yang berbusana tradisional.
[irp]
Dalam kesempatan itu, turut hadir pula seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (forkopimda) Jatim, beserta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jatim. Mereka secara khidmat mengikuti serangkaian upacara yang dilakukan secara virtual di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.
Baca juga: Masyarakat Madiun Padati Honda Premium Matic Day, Jajaran Skutik Premium Jadi Primadona
"Kendati berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, upacara pengibaran dan penurunan bendera tak akan mengurangi makna kemerdekaan RI," kata salah seorang pejabat Pemprov Jatim, Aries Agung Paewai. (nul)
Editor : Redaksi