KLIKJATIM.Com | Tuban—Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa IAI Al Hikmah, Tuban di masa pandemi ini berbeda dengan sebelumnya. Kali ini mahasiswa yang KKN mandiri di desa masing-masing membantu petani dengan membuat rumah burung hantu untuk mengusir hama tikus.
M Ikhsanudin, mahasiswa tingkat akhir yang membantu warga Desa Jatisari, Kecamatan Senori, Tuban membuat rumah burung hantu di area persawahan warga. Harapannya, dengan didirikannya rumah burung hantu itu, hama tikus yang kerap merusak tanaman jagung milik warga bisa di atasi.
Baca juga: Tembus Pasar Eropa, SIG Perdana Ekspor 11.275 MT Semen ke Prancis
[irp]
“Nantinya kalau ada burung hantu tikus ada takut. Kalau pun ada tikus burung hantu bisa langsung memangsanya,” katanya, Kamis (13/8/2020).
Ikhsanudin mengatakan, selama sebulan dia akan mendampingi para petani membuat solusi mengusir hama tikus agar tidak merusak tanaman milik warga. Sebab, dengan cara konvensional tikus masih tetap saja berkeliaran.
“Makanya menerapkan dengan Burung Hantu untuk mengusir tikus,” ungkap dia.
Baca juga: Korupsi Dana Desa Rp1,47 Miliar, Kejari Bojonegoro Resmi Tahan Kades Drokilo
Mawahib, anggota Kelompok Tani Luhur, selama ini kesulitan mengusir hama tikus. Usaha warga seperti memberikan obat, memberikan plastik pengaman hingga gotong royong memburu tikus telah dilakukan. Namun, masih saja belum berhasil.
“Petani tanam jagung 3 sampai empat kali baru bisa tumbuh. Belum lagi kalau mau panen pasti tikus menyerang,” terang Mawahib.
[irp]
Baca juga: Petani Bojonegoro Naik Kelas, Kembangkan Varietas Padi Lokal Secara Mandiri
Terpisah, Dosen Pembimbing Lapangan Syamsul Arifin menambahkan, PPKM ini menjadi wujud aplikasi Tri Darma Perguruan Tinggi. Dengan adanya pandemi covid-19 yang semula KKN secara kelompok saat ini dialihkan menjadi program pengabdian individu di desa masing-masing mahasiswa.
"Semoga dengan adanya mahasiswa IAI Al Hikmah ini bisa membantu masyarakat dan untuk mahasiswa yang sudah melakukan pengabdian bisa diambil pelajaran," pungkasnya. (mkr)
Editor : M Nur Afifullah