KLIKJATIM.Com | Mojokerto - Ledakan yang menyebabkan pabrik bioetanol PT Energi Agro Nusantara (Enero) terbakar akhirnya bisa dipadamkan, Senin (10/8/2020) malam. Dalam kejadian ini satu orang pekerja meninggal di lokasi dan 10 orang lainnya mengalami luka bakar hingga 60 persen. Polisi segera melakukan penyelidikan untuk mengungkap peristiwa ini.
[irp]
Baca juga: Empat Kendaraan Tabrakan Beruntun di Mojokerto, Dua Orang Terluka
Para korban ledakan pabrik di Desa Gempolkrep, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, ini semuanya berada di lokasi kejadian. Belum diketahui apakah mereka pekerja PT Enero atau pekerja konstruksi yang sedang mengerjakan salahsatu proyek di dalam pabrik. Korban meninggal dan mengalami luka bakar dievakuasi ke RSUD RA Basoeni, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.
Sementara 10 orang pekerja yang mengalami luka bakar menjalani perawatan intensif di ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan Ponek RSUD RA Basoeni. Puluhan mobil pemadam kebakaran (PMK) diterjunkan ke anak perusahaan PT Perkebunan Nusantara X (Persero) tersebut.
Kapolres Mojokerto, AKBP Deddy Supriyono mengatakan, pihak Satreskrim Polresta Mojokerto telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan interogasi sejumlah saksi. “Korban luka bakar sebanyak 10 orang dan dievakuasi ke RSUD RA Basoeni. Kemudian satu orang meninggal dunia. Jadi total ada 11 orang korban. Prosentase luka bakar yang dialami korban ada yang 40 persen, ada yang 60 persen. Nanti akan kita lakukan interograsi terhadap korban yang dirawat di RSUD RA Basoeni” jelasnya.
[irp]
Kapolres menduga proyek kontruksi yang ada di dalam pabrik bioetanol menjadi penyebab terjadinya ledakan. Pihaknya telah melakukan pendataan atau olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). “Ada kegiatan pengerjaan kontruksi di pabrik PT Enero. Di mana pengerjaan kontruksi sangat berdekatan dengan lokasi tangki penampungan bioetanol,” ungkapnya.
Mantan Kapolres Sumenep ini menjelaskan, tangki bioetanol berkapasitas sekitar 15.000 liter terbakar kemudian terpental sehingga mengakibatkan suara ledakan. Ledakan tersebut mengenai tangki lain yang tidak jauh dari lokasi tangki yang terbakar. “Satu tangki (meledak). Terkait percikan las? Masih didalami, kita akan lakukan pendalaman olah TKP dengan melibatkan Labfor Polda Jatim untuk mengetahui penyebabnya. Apakah nantinya terdapat unsur-unsur kelalaian atau kesengajaan dalam pengerjaan hingga terjadi peristiwa tersebut,” tegasnya.
[irp]
Manajemen PT Energi Agro Nusantara (Enero), anak perusahaan PTPN X yang memproduksi bioetanol menyatakan sampai saat ini manajemen masih menyelidiki penyebab serta jumlah korban akibat insiden ledakan yang terjadi sore tadi.
Kebakaran terjadi di lokasi proyek yang dikerjakan oleh PT Barata Indonesia. PT Enero mengaku juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penyelidikan secara mendalam penyebab terjadinya kebakaran. “Masih kami selidiki penyebab dan korban kejadian” ujar Ariel Hidayat, Humas PT Enero. (hen)
DAFTAR KORBAN LEDAKAN PABRIK PT ENERO
Meninggal Dunia
Baca juga: Terjebak Api karena Stroke, Pemilik Rumah di Mojokerto Meninggal Dunia
1. Dian Wei warga Desa Kemantren, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto
Luka Bakar
1. Agung warga Desa Weru, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan
2. Askam warga Desa Kemudi, Kecamatan Duduk Sampean, Kabupaten Gresik
3. Ahmad Akhasan warga Desa Pulorejo, Kacamatan Dawar Blandong, Kabupaten Mojokerto
4. Askan warga Desa Tumenggung, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan
Baca juga: Warga Mojokerto Jadi Korban Penipuan Jual Beli Mobil Online
5. Taufikhir Rohman warga Desa Tanggul Rejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik
6. Aulia Rahmad warga Desa Tambak Sawah, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo
7. Taufan Arfianto warga Desa Joto Sanut, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan
8. Rokim warga Desa Mulyorejo, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro
9. Ali Suranto warga Kelurahan Klampis Lasem, Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya
10. Laudi Toriga tinggal di mess Barata Pekayon, Kelurahan Kranggan, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto
Editor : Abdul Aziz Qomar