Bupati Faida : Dzolim Mengucilkan Pasien Covid-19

klikjatim.com
Bupati Jember dr Faida saat memberi sambutan pada acara Jumat Manis. (Abdus Syukur/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Jember –Bupati Jember, dr. Faida, MMR., berpesan kepada masyarakat Jember agar tidak takut berlebihan dengan wabah virus korona. Apalagi sampai mengucilkan tetangga yang terpapar Covid-19. 

[irp]

Baca juga: Sah! P-APBD Sumenep 2026 Tembus Rp2,61 Triliun, Pemkab Pacu Pembangunan di Sisa Tahun

“Takut berlebihan tidak perlu, tetapi lengah juga berbahaya,” ujar bupati saat pengajian rutin Malam Jum’at Manis di Pendapa Wahyawibawagraha, 23 Juli 2020.

Sikap tidak lengah itu diantaranya selalu menggunakan gunakan masker saat keluar rumah.

[irp]

Bupati menyampaikan, Covid-19 ini urusan penyakit, yang tidak ada kaitannya dengan hal lain. Ini urusan penyakit yang menular pada siapapun yang tidak mengikuti protokol Covid-19.

Apabila ada tetangga atau masyarakat di sekitar yang terpapar virus itu, maka jangan mencibir dan mecela. “Jangan bilang itu gara-gara pelit atau banyak dosanya,” ujarnya.

Baca juga: Dukung Program PLTS 100 GWp, PLN dan Pemprov Bali Akselerasi Infrastruktur Energi Bersih

Jika memiliki tetangga yang terpapar virus korona, sebaiknya membantu secara gotong royong. Seperti mengirim makanan atau penyemprotan disinfektan. Tidak perlu juga mengucilkannya.

“Bagi yang taat melakukan isolasi mandiri, maka dia menjadi pahlawan bagi tetangganya. Sungguh dzolim bagi mereka yang mengucilkan orang yang reaktif atau positif,” tegasnya.

Perkembangan pandemi Covid-19 di Kabupaten Jember dari semula merah, oranye, dan kuning kini kembali lagi pada oranye.

Baca juga: Tinjau Green Port Terminal Teluk Lamong, Staf Ahli Kemenhub Apresiasi Komitmen Dukung Net Zero Emission 2060

Kondisi itu menyebabkan beberapa kegiatan belum bisa dilakukan, khususnya kegiatan dengan pengumpulan massa banyak.

Pemerintah melakukan pencegahan meluasnya penularan. “Kami melakukan pemeriksaan secara massal kepada masyarakat, jika ada temuan maka akan segera ditangani,” jelasnya. (bro)

Editor : Abdus Syukur

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru