Gaji Urung Dibayar, Karyawan Hotel Garden Palace Surabaya Blokade Pintu Masuk

klikjatim.com
Sejumlah karyawan menggelar aksi blokasi pintu masuk Hotel Garden Palace di Jalan Yos Sudarso, Surabaya. (Arifin/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Surabaya—Puluhan karyawan Hotel Garden Palace memblokade pintu masuk hotel di Jalan Yos Sudarso, Surabaya. Mereka menuntut gaji yang sejak Januari 2020 hingga sekarang belum dibayarkan manajemen.

Koordinator aksi Hasan Sarifudin mengatakan, aksi blokade pintu masuk hotel dilakukan sebagai bentuk protes karyawan yang tidak digaji sejak Januari lalu. Bukan hanya gaji, THR karyawan kata Sarifudin juga tak dibayarkan.

Baca juga: Wali Kota Eri Cahyadi Tegas Tertibkan Pengelolaan Sampah Ilegal di Keputih, Surabaya

[irp]

“Permasalahannya gaji karyawan dari Januari belum dibayarkan, termasuk THR karyawan,” ungkapnya, Selasa (21/7 2020) Sore.

Dijelaskan, aksi hari ini karyawan fokus menuntut gaji, terlebih sejak April 2020 mereka di rumahkan dan tidak ada kejelasan haji dari manajemen. Sebab, sejak April hotel praktis tutup akibat pandemi covid-19.

Baca juga: Tiga Tahun Berturut-turut, Komitmen Kepatuhan Pajak TPS Kembali Raih Apresiasi Pemkot Surabaya

“Sampai sejauh ini tuntutan belum terpenuhi semua. Karyawan hanya menerima uang service sebesar 750 ribu,” ungkapnya.

Para karyawan itu sebenarnya telah menerima penjelasan dari pihak manajemen. Dari penjelasan manajemen gaji karyawan belum dibayar lantaran keuangan sedang menipis sehingga belum mampu membayar gaji karyawan. Namun, karyawan tampaknya tak bisa menerima alas an manajemen, sebab selama ini mereka telah bekerja.

[irp]

Baca juga: Lindungi Hak Sipil Warga, 41 Pasangan di Lamongan Ikuti Isbat Nikah Terpadu 2026

Aksi karyawan ini sempat ditemui kepala keamanan hotel agar menghentikan aksi. Sempat terjadi percakapan alot antara pihak karyawan dengan kepala keamanan tersebut.

Dari percakapan itu, pihak keamanan meminta karyawan menghentikan aksinya dengan tawaran tuntutan mereka akan dipenuhi pihak hotel. Namun, para karyawan bersikeras menolak tawaran tersebut. Hal itu dikarenakan apa yang ditawarkan kepada para karyawan tidak sesuai dengan apa yang mereka inginkan. (mkr)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru