Sabu 5,3 Kg Dibungkus Kemasan Teh Cina

klikjatim.com
yakni HJ (43), warga Simo Kalangan I/68 RT 001 RW 007 Simomulyo Kecamatan Sukomanunggal Kota Surabaya bandar sabu-sabu 5,3 Kg dalam teh cina.

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Jaringan pengedar sabu-sabu mencoba mengelabuhi polisi dengan mengemas barang haram tersebut dengan kantong kemasan teh asal Cina. Namun akal busuk itu terendus anggota Ditreskoba Polda Jatim hingga mengungkap dan menyita barang bukti sabu-sabu seberat 5,3 Kg.

[irp]

Baca juga: Pimpin Upacara Hardiknas, Gubernur Khofifah Bangga Paskibra Gabungan SD-SMA dan Pidato 5 Bahasa Murid Sekolah Rakyat

"Sabu-sabu tersebut dikemas dalam 5 kantong tes kemasan Chinnese Tea. Masing-masing kantong diisi 1 Kg sabu," kata Dirresnarkoba Polda Jatim Kombes Cornelis Mangarahon Simanjuntak di Mapolda Jatim, Selasa (7/7/2020).

Baca juga: Wagub Emil Optimis Nasabah Bank Jatim Meningkat dari 1 Juta Ditargetkan 2 Juta Pengguna

Selain mengamankan barang bukti sabu 5,3 Kg, polisi juga membekuk pelaku yakni HJ (43), warga Simo Kalangan I/68 RT 001 RW 007 Simomulyo Kecamatan Sukomanunggal Kota Surabaya. HJ diamankan di tempat parkir Giant Grand Cakung, Jakarta Timur. "Penangkapan tersangka ini dari hasil pengembangan tersangka sebelumnya dengan nama tersangka Dio Anggriawan. Dari tersangka HJ ini kita berhasil mengamankan narkotika jenis sabu seberat 5,3 Kg,” kata

Cornelis mengaku belum bisa menjabarkan secara rinci motif dari tersangka, karena kasus masih dalam proses pengembangan. Namun, jika melihat modus yang dilakukan tersangka, ia menyebut modusnya tak jauh berbeda dari pelaku-pelaku sebelumnya yang menyimpan sabu dalam kemasan teh China merek Guanyinwang Refined Chinese Tea.

Baca juga: Polda Jatim Ungkap Sindikat Curanmor di Pasuruan Dibongkar, Tiga Tersangka Diamankan

Dari penangkapan ini, polisi mengamankan barang bukti lima kantong teh berisi masing-masing 1,06 kilogram hingga 1,07 kilogram perbungkus. Kemudian, satu unit mobil Daihatsu bernopol B 1627 UKD, satu unit handphone, dan uang tunai sebesar Rp935 ribu. (hen)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru