RS Overload, Pemkab Sidoarjo Ajukan 5 RS Rujukan Lagi

klikjatim.com
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sidoarjo Syaf Satriawarman

KLIKJATIM.Com | Sidoarjo - Tingginya angka positif di Kabupaten Sidoarjo membuat rumah sakit rujukan yang ada kewalahan menampung pasien terlonfirmasi. Untuk itu, Pemkab Sidoarjo mengajukan dua rumah sakit rujukan COVID-19 khusus untuk ibu hamil serta tiga RS rujukan untuk pasien COVID-19 umum.

[irp]

Baca juga: MPM Honda Jatim Perkuat Kesiapsiagaan Karyawan Lewat Pelatihan Penanggulangan Kebakaran

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sidoarjo Syaf Satriawarman menjelaskan, permintaan itu disampaikan karena RS rujukan yang ada saat ini sudah kelebihan kapasitas pasien. Sehingga tambahan 5 RS rujukan baru itu, tiga untuk umum dan dua khusus melahirkan dengan total tempat ruang isolasi khusus sebanyak 60 unit.

"Untuk dua RS rujukan ibu hamil masing-masing memiliki delapan tempat tidur isolasi. Syaf menerangkan pengajuan rumah sakit rujukan itu dilakukan mengingat jumlah pasien positif COVID-19 di Sidoarjo terus bertambah," kata Kadinkes Sidoarjo.

Disebutkan, Sidoarjo sendiri mempunyai 5 RS rujukan COVID-19 yakni RSUD Sidoarjo, RS Siti Hajar, RS Mitra Keluarga, RS Citra Medika, dan RS Siti Khodijah. Namun RS rujukan tersebit dinilai masih kurang. Sementara RS rujukan yang diajukan adalah RS Rahman Rahim, RS Ibu Anak Surya, RS Mawardi, RS Anwar Medika dan RS Aisyiyah Siti Fatimah.

Baca juga: Anggota Komisi VII DPR BHS Soroti Tata Kelola SPPG Sidoarjo

RS rujukan khusus untuk ibu hamil adalah RS Rahman Rahim dan RS Ibu Anak Surya. "Saat ini ada ketentuan baru yakni pasien positif COVID-19 yang di uji swab negatif sekali bisa langsung dipindahkan tanpa menunggu uji swab lanjutan," terang Syaf.

[irp]

Baca juga: Peringati Hari Bumi, MPM Honda Jatim Perkuat Komitmen Keberlanjutan Lewat Aksi Nyata dan Edukasi Lingkungan

Ditambahkan, dengan adanya ketentuan baru itu maka bisa mengurangi jumlah pasien positif sampai dengan 40 persen dari total yang ada saat ini. Pihaknya berharap masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, sering cuci tangan, dan juga menjaga jarak.

Hingga Sabtu kemarin data persebaran COVID-19 di Sidoarjo yang terkonfirmasi positif 1.704 orang. Yang masih dirawat di RS 797 orang. Isolasi mandiri 536 orang, meninggal karena positif 117 orang, dan sembuh 254 orang. PDP sebanyak 815 orang, yang dirawat di RS 458 orang, sembuh 139 orang, yang melakukan isolasi mandiri 156 orang, meninggal karena PDP 62 orang. Sedangkan ODP sebanyak 1366 orang, yang sedang di rawat di RS 59 orang. Sementara itu yang melakukan isolasi mandiri 159 orang, selesai masa pantau 1144 orang, yang meninggal 4 orang. (hen)

Editor : Satria Nugraha

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru