Rapid Tes Gratis Puskesmas Gresik Dibanjiri Calon Mahasiswa

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Gresik - Puluhan calon mahasiswa perguruan tinggi negeri asal Gresik memenuhi tiga puskesmas. Mereka mengikuti program rapid tes gratis yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik bagi peserta Ujian Terbuka Berbasis Komputer (UTBK) di Surabaya. Ketiga puskesma yang ditunjuk menggelar rapid tes gratis itu Sukomulyo, Sidayu dan Driyorejo.

[irp]

Baca juga: Tiga Hari Warga Kota Gresik Diteror Suara Dentuman Keras Berulangkali, Pemkab Gresik Minta Tenang

Di Puskesmas Sukomulyo yang ada di komplek Perumahan Gresik Kota Baru sejak pagi dipadati calon mahasiswa. Mereka berasal dari sekitar Kecamatan Gresik, Kebomas dan Manyar. Meski dibatasi, para peserta sabar mengikuti antrean untuk dirapid tes. Para peserta cukup menunjukkan identitas diri fotoko kopi KTP dan kartu ujian UTBK. Selain itu, para calon mahasiswa juga harus membawa surat rekomendasi kewajiban rapid tes dari kampus yang dituju.

“Saya cukup membawa KTP dan surat rekomendasi kampus yang akan saya ikuti ujian. Alhamdulillah dilayani dengan baik oleh pihak puskesmas,” kata Fatchurachman, calon mahasiswa asal Giri Asri, Kebomas.

Baca juga: Wabup Gresik Lepas 200 Mahasiswa KKN Universitas Gresik, Diminta Beri Solusi Nyata untuk Desa

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, drg Saifudin Gozali menjelaskan, program rapid gratis ini untuk membantu calon mahasiswa yang mengikuti UTBK di Surabaya. Untuk rapid tes di Puskesmas ini tetap ada batasan kouta. Yaitu maksimal 50 orang. “Kouta 50 di setiap Puskesmas masing-masing, dan bisa lebih dari itu asal tenaga medis kita mampu,” tandas Ghozali.

Sementara itu, pantauan klikjatim.com di lapangan terkait permintaan rapid tes bagi calon mahasiswa asal Gresik juga memenuhi sejumlah klinik dan rumah sakit di Gresik. Khusus calon mahasiswa, rumah sakit memberikan tarif khusus bagi peserta UTBK untuk rapid tes. Itu terlihat ketila ratusan calon mahasiswa tumplek blek di laboratorium Klinik Parahita Gresik. Mereka tampak memenuhi ruangan tanpa memperhatikan physical distancing.

Baca juga: Pemkab Gresik Percepat Pemenuhan Kuota Sekolah Rakyat, LKSA Dilibatkan Jaring Siswa SD

[irp]

Mohammad Erik, salah satu calon mahasiswa asal Gresik Kota mengaku, dirinya sudah mengantre sejak pagi sekitar pukul 05.00 WIB. “Ikut program SBMPTN di UPN Surabaya, dan tesnya wajib rapid tes,” kata pemilik nomor antrean 80 ini saat mengisi folmulir pendaftaran rapid tes. (hen)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru