3 ASN dan 2 Nakes Kabupaten Blitar Terpapar Covid

klikjatim.com
Krisna Yeti, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Blitar

KLIKJATIM.Com | Blitar - Tambahan pasien Covid-19 di Kabupaten Blitar berasal dari tenaga kesehatan (Nakes) dan Aparatur Sipil Negara (ASN). Tambahan itu mengakumulasi jumlah pasien baru Covid-1 Kota Blitar hingga Senin (29/6/2020) ada 7 orang.

[irp]

Baca juga: Maling Bobol Rumah Pensiunan PNS di Blitar, Perhiasan Emas Digasak Pelaku

"Dari 7 itu, memang ada 3 orang ASN di jajaran Pemkab Blitar terkonfirmasi positif. Untuk itu, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Penanganan Covid-19 menutup kantor yang terpapar," kata Krisna Yeti, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Blitar.

Disebutkan, sesuai data dari tambahan kasus positif Covid-19 di Blitar Raya total 7 kasus. Masing-masing 6 warga kabupaten dan 1 warga kota. Dari 7 orang tersebut, 2 di antaranya tenaga kesehatan (nakes) dan 3 berstatus ASN di lingkup Pemkab Blitar. Ketiga orang yang berstatus ASN Pemkab Blitar tersebut, terdiri dari 2 warga kabupaten dan 1 warga kota yang berdinas di kantor berbeda.

Baca juga: Warga Blitar Banjir Hadiah! MPM Honda Jatim Siapkan 3 Unit Honda PCX160 dalam Program Untukmu Konsumen Honda

"Atas dasar kondisi inilah Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Blitar melakukan langkah, sesuai standar protokol kesehatan di antaranya melakukan pemeriksaan Rapid Test, terhadap kontak erat seluruh dengan pasien positif Covid-19 tersebut. Kemudian para pegawai teman kerja, menyemprot disinfektan dan penutupan tempat kerja yang bersangkutan,” jelasnya.

[irp]

Baca juga: Bahaya, Pria Ini Curi 108 Baut Penambat Rel KA di Blitar

Ditambahkan, untuk penutupan kantor dilakukan variatif sejak orang yang dinyatakan positif tersebut melakukan isolasi mandiri. “Jadi ada yg ditutup selama 2 hari, ada juga yang ditutup 3 hari sejak kemarin,” ungkapnya.

Mengenai hasil tracing dna riwayat terhadap 3 ASN tersebut, Krisna mengaku saat ini sedang dilakukan untuk mengetahui dari mana tertularnya. Sehingga bisa dilakukan upaya pencegahan, agar tidak menyebar tandasnya. (hen)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru