Dari 203 Pasien RS Darurat Covid Indrapura, 184 di Antaranya Sembuh

klikjatim.com
Seorang pasien meninggalkan RS Darurat usai dinyatakan sembuh.

KLIKJATIM.Com|Surabaya--Sejak mulai dioperasikan pada akhir Mei 2020 RS Darurat Covid-19 di Jalan Indrapura, Surabaya, total sudah 184 pasien yang sembuh. Jumlah pasien sembuh itu dari prosentasenya mencapai 72,9 persen dari 203 pasien yang dirawat.

"Kami ucapkan rasa syukur yang luar biasa pada Allah atas terus bertambahnya pasien covid-19 di RS lapangan yang telah dinyatakan sembuh. Ini menjadi optimisme bagi kita semua bahwa pandemi covid-19 di Jatim bisa kita atasi bersama, semoga terus membaik. Yang sembuh makin banyak yang meninggal semakin menurun bahkan bisa nol," kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa  di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Minggu (28/6/2020).

Baca juga: Ratusan Ribu Lulusan SMP Tak Tertampung SMA Negeri, Jatim Gandeng Swasta Sediakan Beasiswa

[irp]

Menanggapi tingkat kesembuhan di RS Lapang itu Khofifah meminta mengoptimalkan untuk  relaksasi rumah sakit yang sedang penuh seperti di Sidoarjo.

Sementara itu, salah satu pasien Covid-19 Artika Fauziah yang sudah dinyatakan sembuh dan telah berkumpul kembali dengan keluarganya mengungkapan, bahwa fasilitas di RS Lapangan turut membantu kesembuhannya. Ia mengaku makanan yang disajikan standar gizinya sangat baik. 

Baca juga: Buka LKMM-TM Universitas Muhammadiyah, Pak Yes Beberkan Posisi Lamongan di Era Polycrisis

"Terimakasih pada semua dokter, tim medis, dan seluruh petugas yang sudah memberikan pelyanan yang sangat baik pada kami. Bahkan, disini kami tidak sempat merasakan lapar karena makanan yang disajikan standar gizinya sangat baik dan enak-enak," ungkap Artika semangat.

"Disini juga enak ada cafenya, dan tempat perawatannya sangat memadai," ungkapnya.

[irp]

Baca juga: Gunung Semeru Erupsi Pagi Ini, Semburkan Awan Panas Guguran Sejauh 4,5 Kilometer

Untuk diketahui, RS Lapangan Covid-19 ini dibangun dengan dua basis utama, yaitu gedung dan tenda. Satu gedung utama dan lima ruangan berbasis tenda. Kelima tenda tersebut dibagi peruntukannya untuk tenda pasien wanita, tenda pasien pria, tenda screening dan tenda untuk keperluan administrasi. Sesuai dengan arahan Presiden Jokowi, Rumah Sakit Lapangan COVID-19 ini akan dipimpin langsung oleh Pangkogabwilhan II. 

Sedangkan untuk kesediaan tenaga kesehatan, Pemprov Jatim telah melakukan kolaborasi dengan IDI (Ikatan Dokter Indonesia) dan PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia). Bersama IDI dan PPNI telah dilakukan perekrutan tenaga relawan guna pengoptimalan pelayanan medis bagi pasien. Dan hingga saat ini, telah dilakukan pembekalan relawan RS Lapangan untuk gelombang kedua. (mkr)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru