Masa Transisi New Normal, Bisnis Persewaan Tempat di Surabaya Masih Lesu

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Surabaya- Pandemi Covid-19 tidak hanya mengancam kesehatan. Apalagi sejak berlakunya masa transisi New Normal. Banyak sektor usaha lumpuh, salah satunya persewaan yang terkait tem acara dan kerumunan massa.

[irp]

Baca juga: Gelorakan Nasionalisme dan Konservasi, Gubernur Khofifah Lepas Ekspedisi 81 Pembentangan Merah Putih di Gunung Arjuno

Dampak negatif ini dialami usaha persewaan tempat event yang notabenya berkaitan dengan kerumunan massa, Developmental Basketball League (DBL) Arena di Jalan Ahmad Yani, Ketintang, Kota Surabaya. Beberapa berdampak pada Penyelengaraan acara yang dibatalkan. 

Rabu (24/6/2020), Marketing DBL Area, Farida Ariyani menjelaskan, karena adanya pandemi ini,dan juga diberlakukannya masa transisi menuju New normal ada beberapa event yang telah dibatalkan, dalam kurun waktu tiga bulan terakhir. Terhitung mulai dari bulan Maret sampai saat Juni ini.

[irp]

“Jadi kemarin itu sebelum ada pandemi beberapa ada yang DP (Down payment) Kemarin juga ada event karate, akhirnya mereka kirim surat karena tidak bisa dilaksanakan, ya kensel,” ungkap Farida Ariyani saat ditemui di lokasi.Selain hal itu, Farida memaparkan, pihak DBL Arena di masa transisi pandemi covid-19 ini, masih menggencarkan promo agar dapat menarik pelanggan untuk menyewa tempat tersebut.

“Jadi kita masih dalam taraf promo-promo lagi mas. Kita gencarkan promosi, kalo ada yang berminat pasti kita kasihkan diskon,” paparnya.

Baca juga: Pascagempa M7,7 Flores: Pasokan Listrik Utama PLN Pulih 100 Persen, Fokus Perbaiki Jaringan Distribusi ke Warga

Berbeda dengan Jatim Expo, walaupun tidak ada penyewa untuk event di tempat tersebut dimasa pandemi sampai dengan masa transisi. Pasalnya, Tepat tersebut sudah di boking oleh Pemeritah Provinsi Jawa Timur untuk Lumbung Pangan Jatim.

“Jadi selama ini JX disewa untuk penggunaan lumbung pangan itu,” ungkap Hasan Senthok, Public Relation (PR) JX Internasional Convetion saat ditemui KLIKJATIM.

[irp]

Hasan Mengugkapkan, kebetulan sejak Maret ada larangan dari Pemeritah untuk menyelenggarakan event yang notabenya berkerumun. Kalo sebelumnya, sudah ada yang boking Maret Kemarin, kira-kira sekitar empat even yang sudah terjadwal memboking. Karena tidak mendapat izin dari Kepolisian. Maka, batal semua event tersebut. “Event-Event disini batal semua,” ungkapnya.

Baca juga: Gelar Honda AT Family Day di Bojonegoro, MPM Hati-Hati Manjakan Warga lewat Hiburan dan Promo Menarik

Kedepannya Jatim Expro akan mengadakan pameran-pameran virtual untuk mengantisipasi keberlanjutan dari Event-event yang dilakukan di tempat tersebut. Dan kemungkinan hal tersebut akan dilaksanakan setelah persewaan lumbung pangan Jatim selesai, Kira-kira sampai Juli 2020.

“Makanya nanti kedepan kami masih bikin konsep pameran-pameran virtual,” pungkas Hasan Senthok. (bro)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru