Pasar Krempyeng Masih Ditutup, Pedagang Buka Lapak di Trotoar

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Pedagang di Pasar Krempyeng membuka lapak di atas trotoar karena pasar masih ditutup akibat Covid-19.

KLIKJATIM.Com | Gresik - Sejumlah pedagang Pasar Krempyeng nekat membuka lapak di atas trotoar Jl Gubernur Soerjo, Selasa (23/6/2020). Mereka terpaksa membuka lapak setelah Pasar Krempyeng ditutup oleh Pemkab Gresik karena ada temuan belasan pedagang yang terpapar Covid-19.

[irp]

Baca juga: Kecamatan Bungah Kembali Pertahankan Juara Umum MTQ Kabupaten Gresik

Sejak pagi, sekitar 14 pedagang yang nekat menggelar lapakny disepanjang trotoar jalan Gubernur Suryo. Ini terpaksa dilakukan agar mereka bisa menyambung hidup. Halimah, salah satu pedagang berharap agar Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto segera mencabut kebijkan penutupan pasar.

"Berdagang ini satu-satunya mata pencaharian saya. Jika tetap tidak boleh jualan saya dan anak-anak nanti makan apa," kata dia.

Menanggapi hal ini, Kepala dinas koperasi perindustrian dan perdagangan (Diskoperindag), Agus Budiono menjelaskan, pasar krempyeng yang ditutup sejak Rabu (11/6) lalu sudah dievaluasi dan mendapat perpanjangan masa penutupan.

Baca juga: Gresik Bidik Juara Umum Lagi, MTQ XXXII Jadi Panggung Lahirnya Generasi Qurani

"Hasil evaluasi kedua masih ada yang reaktif, dari yang semula 10 orang kini 13 orang. Jangankan tiga, jika ada tambahan satu orang saja yang reaktif, maka penutupan akan kembali diperpanjang," kata Agus Budiono.

[irp]

Baca juga: Gresik Bikin Tertarik Diplomat, KEK JIIPE Disebut Kunci Investasi

Dijelaskan, evaluasi ini akan terus dilakukan sampai seluruh pedagang non-reaktif ketika dilakukan rapid test. Serta kondisi pasar benar-benar steril dari paparan Covid-19. "Yang masih nekat berjualan artinya mereka berani melanggar aturan dan membuat pengunjung menjadi tidak nyaman. Segera akan kami tertibkan," tegasnya.

Agus berharap para pedagang bisa taat dan patuh terhadap aturan. "Mau tidak mau, mereka harus menunggu pasar Krempyeng kembali di buka," pungkasnya. (hen)

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru