Korban Fofografer Cabul Bojonegoro Bertambah 25 Gadis

klikjatim.com
Tersangka (tengah) diapit Kapolres Bojonegoro AKBP M Budi Hendrawan dan Kasatreskrim AKP Iwan Hari Poerwanto di Mapolres. (Nur Afifullah/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Satreskrim Polres Bojonegoro terus mengembangkan pemeriksaan terhadap perbuatan asusila yang dilakukan fotografer cabul sekaligus guru honorer di Bojonegoro. Jika sebelumnya ada 3 korban yang melapor, belakang diketahui ada 25 orang gadis belia yang pernah dikerjai oleh M Hadi (36), si fotografer cabul ini.

[irp]

Baca juga: Sinergi Pemkab dan BUMD, Bojonegoro Borong Piala Regional Economic Award 2026

Pelaku beraksi merayu dan mencari korban melalui media sosial sejak 2018 silam. "Hingga saat ini, ada tiga model yang telah disetubuhi pelaku. Dua siswi SMP dan seorang mahasiswi. Sementara total korban mencapai 25 model. Selain tiga yang disetubuhi, mereka menjadi korban foto bugil," kata Kapolres Bojonegoro AKBP M Budi Hendrawan.

Dijelaskan, seluruh korban terjaring melalui tawaran di media sosial. Pelaku menawarkan korban untuk menjadi model yang ia foto. Setelah itu, korban dan pelaku bertemu. Kemudian pelaku mengikat korban dengan perjanjian tertulis.

Baca juga: Padukan G7KAIH dan Program Gayatri, Arumi Bachsin Genjot Karakter Serta Gizi Ribuan Anak Bojonegoro

"Ada imbalan untuk satu kali difoto nilainya Rp 100 ribu. Tetapi jika hasil posenya jelek maka korban diancam dengan denda uang Rp 50 juta atau disetubuhi," kata AKBP Budi.

[irp]

Baca juga: EMCL Gelar Lokakarya Media, Bahas Etika Pers di Tengah Perkembangan AI

"Saat ini kami masih memeriksa para korban dan saksi. Sementara sudah 18 orang perempuan usia 15 hingga 25 tahun rata-rata. Kalau data ada 25 orang. Masih terus kita kembangkan pokoknya," timpal Kasat Reskrim Bojonegoro, AKP Iwan Hari Poerwanto. (hen)

Editor : M Nur Afifullah

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru