KLIKJATIM.Com l Gresik - Sejumlah warga Desa Krikilan, Kecamatan Driyorejo mendatangi kantor Desa setempat. Mereka protes anggaran Jaringan Pengaman Sosial (JPS) bersumber APBD untuk terdampak virus corona pencairanya tidak merata.
[irp]
Pantauan di lapangan, sejumlah warga itu selain berorasi di depan kantor Desa, mereka juga membentangkan tulisan spanduk bernada protes. Para demonstran itu menuntut agar pemerintah mencairkan dana untuk warga yang terdampak covid-19.
[irp]
Korlap Aksi, Rony mengungkapkan, bantuan ini tebang pilih dalam pencairannya. Dia juga mempertanyakan alasan kenapa anggaran JPS di desanya masih ada warga yang tidak mendapatkan. Padahal dana itu sesuai peruntukan untuk warga miskin yang terdampak corona. "Contoh di RT kami RT 9 ada 86 KK yang terdaftar penerima hanya 18 orang saja," tegasnya.
Baca juga: Pandangan Terhalang Kabut? Ini Tips Berkendara Aman Menggunakan Motor Matic dari MPM Honda Jatim
Menurutnya, padahal semua masyarakat terdampak pandemi corona. Untuk itu dia melakukan protes terhadap pihak terkait.
Sementara itu Kepala Desa Krikilan, Supri mengatakan, karena keterbatasan waktu dan banyaknya jumlah penduduk meminta maaf apabila dalam pembagian dana JPS ada yang belum terdaftar. Selanjutnya akan didata di pembagian tahap berikutnya.
Baca juga: Sambut 1448 Hijriah, Ratusan Siswa Yayasan Al-Abror Sukosewu Bojonegoro Semarakkan Pawai Ta'aruf
"Jumlah warganya ribuan, warga yang demo itu tidak mendapat JPS. Kami sudah berusaha mendata," pungkasnya. (bro)
Editor : Abdul Aziz Qomar