Anak Tenaga Medis dan Relawan Covid-19 Diberikan Jalur Khusus Masuk SMA/SMK

klikjatim.com
Kepala Dinas Pendidikan Jatim Cabang Bojonegoro, Adi Prayitno. (Nur Afifullah/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro—Putra putri tenaga medis dan relawan khusus menangani virus corona atau covid-19 diberikan jatah khusus masuk SMA/SMK tahun ini. Mereka cukup membuktikan surat keterangan tugas dari Dinas Kesehatan dan bisa diterima melalui jalur khusus yang telah disiapkan kuotanya oleh Dinas Pendidikan (Dispendik) Provinsi Jatim.

Kepala Dispendik Jatim Cabang Bojonegoro, Adi Prayitno, kuota khusus itu diberikan bagi anak tenaga medis atau relawan covid-19 yang mendaftar penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2020/2021. Nantinya untuk daftar kuota cukup dibuktikan dengan surat tugas dari dinas kesehatan.

Baca juga: Semarak HUT Ke-81 RI, Ribuan Siswa TK dan PAUD Pangarengan Sampang Ikuti Lomba Mewarnai

[irp]

"Semua yang mendedikasikan dirinya untuk penanganan Covid-19 akan mendapatkan kuota khusus bagi putra-putrinya dalam proses PPDB," katanya di Bojonegoro, Selasa (9/6/2020). 

Adi menambahkan, PPDB jenjang SMA dan SMK sudah mulai di buka 8 Juni 2020. Tercatat, meski baru setengah hari dibuka sementara tercatat ada calon siswa SMA maupun SMK 75 siswa yang mendapatkan PIN dan yang berhasil terverifikasi.

Baca juga: Tim Penurunan Bendera Lamongan Tuntaskan Tugas dengan Khidmat pada HUT Ke-81 RI

Adi mengatakan, selain itu untuk 5 persen jalur prestasi dengan rincian, 2 persen di bidang seni dan olahraga, 3 persen bidang akademis, 25 persen jalur untuk nilai rapot dan 50 persen jalur zonasi, kemudian 19 persen untuk perpindahan orang tua, tidak mampu dan lainnya.

"Untuk yang kuota di tenaga medis sekolah tidak harus jurusan medis, tapi juga umum tergantung anak dan orangtuanya," katanya

[irp]

Baca juga: Sukses Tunaikan Tugas di Grahadi, Gubernur Khofifah Apresiasi Paskibraka Jatim

Menurutnya, untuk tahun ini berbeda dengan tahun yang lalu, karena tahun kemarin ada 3 zona di Bojonegoro yaitu barat, timur dan tengah.

"Kalau sekarang hanya ada satu yaitu zona kabupaten," pungkasnya. (mkr)

Editor : M Nur Afifullah

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru