Tim Gugus Tugas Covid-19 Jember Rapid Tes 1.200 Santri

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Jember--Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupatem Jember menggelar rapid tes di Pondok Pesantren Bustanul Ulum, Desa Langkap, Kecamatan Bangsalsari. Sebanyak 1.200 santri dan 125 dewan pengasuh dan guru juga ikut dirapid tes.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jember Gatot Triyono menjelaskan, pemeriksaan kesehatan kepada santri bagian dari protokol kesehatan di pesantren untuk menghadapi kembalinya para santri.

Baca juga: Ratusan Calhaj Sumenep Berstatus Risiko Tinggi, Pengawasan Kesehatan Diperketat

“Gugus tugas menyiapkan lima puluh ribu rapid test bagi santri di lebih enam ratus pondok di Jember,” terang Gatot, Sabtu (6/6/2020).

[irp]

Pemeriksaan serupa ke depan akan dilaksanakan untuk santri dari Jember maupun dari luar Jember. Pemkab Jember pun menyiapkan kendaraan untuk mengantar santri sampai di tujuan. Santri tidak boleh menggunakan angkutan umum.

Santri dari Jember yang akan kembali ke pondok di luar Jember juga harus menjalani rapid test, agar saat tiba di pondok sudah bisa dipastikan aman dari paparan virus.

Camat Bangsalsari Murtadlo mengatakan, sejumlah 1.200 santri Bustanul Ulum mengikuti rapid test sebelum masuk ke kamar masing-masing.

Rapid test juga dilakukan kepada pengasuh, keluarga pengasuh, serta para guru yang berjumlah 125 orang.

Murtadlo menjelaskan alur penerapan protokol kesehatan saat pemeriksaan kesehatan. Saat santri datang, barang-barang dikumpulkan di satu tempat dan disemprot disinfektan.

Wali santri yang mengantar tidak boleh masuk di pondok.

Baca juga: Said Abdullah Ingatkan Disiplin Kader, Cak Fauzi Bidik 15 Kursi DPRD Sumenep

Jika rapid test santri non reaktif, santri bisa masuk ke kamar masing-masing. Jika reaktif langsung dikirim ke rumah sakit untuk menjalani isolasi.

Untuk memastikan dilakukan physical distancing, lanjut Murtadlo, semua kamar santri diperiksa. “Dulunya ditempati 15 santri, kali ini harus diisi 6 santri,” ujarnya.

[irp]

Sementara itu, Dewan Pengasuh Ponpes Bustanul Ulum, Muhammad Nurul Abror, mengatakan, rapid test ini sangat penting di situasi pandemic.

“Sebelum adanya rapid test gratis dari pemkab ini, memang ponpes telah diberlakukan protokol kesehatan,” jelasnya.

Baca juga: Kepercayaan Jadi Fondasi Distribusi Energi, PT Patra Logistik Tunjukkan Perannya di ELSF 2026

Rapid test ini, menurutnya, sangat membantu pihak pondok untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Ponpes sebelumnya juga telah mengimbau santri untuk mematuhi protokol kesehatan, seperti cuci tangan, bermasker, dan menerapkan social dan physical distance.

“Ketentuan ini akan terus diterapkan,” pungkasnya. (hen)

Editor : Abdus Syukur

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru