KLIKJATIM.Com | Gresik--PT Karunia Alam Segar (KAS) yang memproduksi Mie Sedaap mengklaim telah melakukan rapid tes sebanyak 30 persen karyawannya. Artinya, dari sekitar 17.000 karyawan ada 4.000 hingga 5.000 lebih karyawan telah menjalani rapid tes.
Hal itu seperti diungkapkan Human Resources and General Affair (HRGA) PT KAS (Mie Sedaap) Peter Sindaru saat dikonfirmasi klikjatim.com, Kamis (5/6/2020). Dia mengungkapkan, ada sekitar 30 persen yang telah dirapid tes.
""Sekitar 30 persen telah kami lakukan rapid, dan ini akan terus dilanjutkan melihat ketersediaan alat rapid test baru," terangnya.
[irp]
Terkait dengan penerapan standar protokol pencegahan covid-19 dipabriknya. Peter mengaku telah melakukan hal itu dengan disiplin. Mulai dari mewajibkan karyawan memakai masker hingga menerapkan physical distancing.
"Dalam pabrik kami terapkan itu, sejak karyawan masuk dan telah kami jalankan sejak ditetapkannya masa darurat covid-19," aku dia.
Ketua PUK FSPKEP KSPI PT KAS Andreas Eko Sanjoyo sebelumnya sempat mengatakan jika sejak dimulainya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Gresik, setiap hari ada sekitar 100-200 karyawan yang dirapid tes. Andreas juga mengatakan telah melaporkannya kepada Dinas Ketenagakerjaan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik.
[irp]
Data yang dipaparkan Peter itu ternyata tidak sesuai dengan data yang masuk di Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Gresik. Hingga saat ini baru ada 500 karyawan dilaporkan telah menjalani rapid tes.
Baca juga: Jatim Raih Rekor MURI, Gubernur Khofifah dan PTA Surabaya Luncurkan Aplikasi Satria Majapahit Juara
"Saat Kami sidak beberapa waktu lalu perusahaan telah melakukan instruksi pemkab, saat itu 500 karyawan dilaporkan telah jalani rapid test, kurang tahu kalau sekarang sudah berapa yang telah jalani rapid," kata Kepala Disnaker Gresik, Ninik Asrukin. (mkr)
Editor : Abdul Aziz Qomar