Selain Virus Corona, Penyakit Lainnya Juga Diwaspadai Dinkes Bojonegoro

klikjatim.com
Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Dinkes Bojonegoro, dr Wheny Dyah. (Nur Afifullah/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro—Selain berjuang melawan pandemi virus corona atau covid-19 Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro juga memperhatikan penyakit lainnya. Penyakit seperti HIV, TBC hingga DBD juga perlu diwaspadai.

Kabid Pengendalian Penyakit Dinkes Bojonegoro, dr Wheny Dyah mengatakan, warga juga perlu waspada dengan penyakit selain virus corona. Sebab, penyakit seperti HIV, TBC dan DBD juga masuk kategori berbahaya.

Baca juga: Peringati HUT ke-81 RI di Kabupaten Bojonegoro, Bawa Sinergi dan Semangat Kemerdekaan Dorong Pembangunan Daerah

“Kita upaya memberikan imbauan kepada puskesmas dan pemerintah kecamatan agar tetap waspada,” katanya, Rabu (3/6/2020).

[irp]

Ditegaskan Wheny, meski sedang fokus dalam pemcegahan virus corona, bukan lantas Dinkes Bojonegoro abai dengan berbagai macam penyakit lainnya. Dinkes tetap waspada dengan penyakit berbahaya lainnya.

"Meskipun di tengah pandemi ini kita tetap fokus dengan penyakit yang lain meskipun ada covid-19," tegas dia.

Baca juga: Pimpin Upacara HUT Ke-81 RI di Grahadi, Gubernur Khofifah Gelorakan Semangat Kedaulatan, Keadilan, dan Kemakmuran Bangsa

Wheny mencatat selama empat bulan terhitung Januari hingga April 2020 ada 60 penderita demam berdarah dengue (DBD) dan satu meninggal dunia selama pandemi ini.

"Kita harus bersama menjaga lingkungan dan masyarakat juga tetap mematuhi protokol covid-19 untuk banyak di rumah," imbuh Wheny yang juga selaku timm Gugus Tugas Covid-19.

[irp]

Baca juga: Sambut HUT Ke-81 RI, Relawan Jember Gelar Safari Merah Putih: Konvoi Hingga Bentangkan Kain 81 Meter

Wheny menambahkan, perkembangan nyamuk demam berdasarh ini sebenarnya tidak terjadi pada musim penghujan saja. Musim kemarau sebenarnya juga  berpeluang kuat, asalkan ada penyimpanan air yang tidak tertutup dengan rapat.

"Musim kemarau sangat memungkinkan juga, sebab banyak masyarakat yang menyimpan air untuk kebutuhan kemarau, sehingga harus benar-benar memperhatikan," pungkasnya. (mkr)

Editor : M Nur Afifullah

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru