Selain Virus Corona, Penyakit Lainnya Juga Diwaspadai Dinkes Bojonegoro

klikjatim.com
Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Dinkes Bojonegoro, dr Wheny Dyah. (Nur Afifullah/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro—Selain berjuang melawan pandemi virus corona atau covid-19 Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro juga memperhatikan penyakit lainnya. Penyakit seperti HIV, TBC hingga DBD juga perlu diwaspadai.

Kabid Pengendalian Penyakit Dinkes Bojonegoro, dr Wheny Dyah mengatakan, warga juga perlu waspada dengan penyakit selain virus corona. Sebab, penyakit seperti HIV, TBC dan DBD juga masuk kategori berbahaya.

Baca juga: Pandangan Terhalang Kabut? Ini Tips Berkendara Aman Menggunakan Motor Matic dari MPM Honda Jatim

“Kita upaya memberikan imbauan kepada puskesmas dan pemerintah kecamatan agar tetap waspada,” katanya, Rabu (3/6/2020).

[irp]

Ditegaskan Wheny, meski sedang fokus dalam pemcegahan virus corona, bukan lantas Dinkes Bojonegoro abai dengan berbagai macam penyakit lainnya. Dinkes tetap waspada dengan penyakit berbahaya lainnya.

"Meskipun di tengah pandemi ini kita tetap fokus dengan penyakit yang lain meskipun ada covid-19," tegas dia.

Baca juga: Dua Truk Trailer Adu Banteng di Margomulyo Bojonegoro

Wheny mencatat selama empat bulan terhitung Januari hingga April 2020 ada 60 penderita demam berdarah dengue (DBD) dan satu meninggal dunia selama pandemi ini.

"Kita harus bersama menjaga lingkungan dan masyarakat juga tetap mematuhi protokol covid-19 untuk banyak di rumah," imbuh Wheny yang juga selaku timm Gugus Tugas Covid-19.

[irp]

Baca juga: Sambut 1448 Hijriah, Ratusan Siswa Yayasan Al-Abror Sukosewu Bojonegoro Semarakkan Pawai Ta'aruf

Wheny menambahkan, perkembangan nyamuk demam berdasarh ini sebenarnya tidak terjadi pada musim penghujan saja. Musim kemarau sebenarnya juga  berpeluang kuat, asalkan ada penyimpanan air yang tidak tertutup dengan rapat.

"Musim kemarau sangat memungkinkan juga, sebab banyak masyarakat yang menyimpan air untuk kebutuhan kemarau, sehingga harus benar-benar memperhatikan," pungkasnya. (mkr)

Editor : M Nur Afifullah

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru