Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Butir Amunisi di Kebun Jati

Reporter : Rozy
Polisi menemukan satu granat berbentuk bulat serta 41 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter.

KLIKJATIM.Com | Lamongan – Warga Kecamatan Bluluk, Kabupaten Lamongan, dikejutkan dengan penemuan sebuah granat dan puluhan butir amunisi senjata api di lahan kebun jati milik warga, tepatnya di Dusun Jurug, Desa Primpen, Selasa (3/11/2026).

Temuan benda berbahaya tersebut langsung ditindaklanjuti aparat kepolisian bersama personel TNI. Langkah pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi potensi bahaya sekaligus melindungi masyarakat yang berada di sekitar lokasi.

Baca juga: I League Cup 2026/2027: Bikin Kejutan, Persela Lamongan Tundukkan Persijap Jepara 2-0 Lewat Brace Kushedya Hari Yudo

Kasihumas Polres Lamongan, IPDA M. Hamzaid, membenarkan adanya penemuan tersebut. Menurutnya, petugas segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari Sekretaris Desa Sumberbanjar.

Menindaklanjuti laporan itu, Kapolsek Bluluk AKP Mudo Tri Sanjoyo bersama anggota Polsek Bluluk dan personel Koramil melakukan pengecekan sekaligus pengamanan di tempat kejadian.

"Menindaklanjuti informasi dari Sekretaris Desa Sumberbanjar, Kapolsek Bluluk AKP Mudo Tri Sanjoyo, bersama anggota Polsek Bluluk dan personel Koramil langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan," jelas Hamzaid.

Setibanya di lokasi, petugas memasang garis polisi dan mensterilkan area agar warga tidak mendekati benda yang diduga berbahaya tersebut.

Dari pemeriksaan awal, petugas menemukan satu granat berbentuk bulat serta 41 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter. Dari jumlah tersebut, 39 butir diketahui masih aktif, sedangkan dua butir lainnya dalam kondisi rusak.

"Dari hasil penanganan di lokasi, ditemukan satu buah granat berbentuk bulat dan 41 butir amunisi kaliber 5,56 mm, dengan rincian 39 butir masih aktif dan dua butir dalam kondisi rusak," ungkapnya.

Baca juga: Disambut Antusias Warga Paciran, Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-220 di Alun-Alun Drajat Lamongan

Mengingat potensi risiko yang ditimbulkan, Polres Lamongan kemudian berkoordinasi dengan Tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Satbrimobda Jawa Timur untuk menangani temuan tersebut.

Sekitar pukul 14.30 WIB, Pamapta Polres Lamongan, Tim Identifikasi Polres Lamongan, serta Tim Jibom Gegana Brimobda Jawa Timur tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

Setelah melalui prosedur penanganan oleh petugas berwenang, granat dan seluruh amunisi tersebut akhirnya dimusnahkan oleh Tim Jibom Satbrimobda Jawa Timur. Sebelum proses pemusnahan, petugas terlebih dahulu melakukan sterilisasi area dengan radius 500 meter demi menjamin keselamatan masyarakat.

Pasca kejadian tersebut, Polres Lamongan mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan apabila menemukan benda mencurigakan yang diduga merupakan bahan peledak maupun amunisi.

Baca juga: Berangkat dengan Semangat, Kontingen POPDA XV Lamongan Siap Borong Juara di Jawa Timur

Warga diminta tidak menyentuh, memindahkan, ataupun mencoba memeriksa benda tersebut secara mandiri. Masyarakat diimbau segera melaporkan penemuan serupa kepada kepolisian atau melalui layanan Call Center 110 agar dapat ditangani petugas yang memiliki kewenangan dan keahlian.

Hamzaid juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menunjukkan kepedulian dengan segera melaporkan temuan benda berbahaya tersebut.

"Polres Lamongan mengapresiasi kepedulian masyarakat yang segera melaporkan temuan tersebut demi menjaga keamanan dan keselamatan bersama," tuturnya.

Editor : Fatih

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru