KLIKJATIM.Com | Jakarta – PT PLN (Persero) meraih dua penghargaan dalam ajang UN Women Indonesia Women’s Empowerment Principles (WEPs) Awards 2026. Penghargaan tersebut diberikan atas upaya perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja inklusif dan mendorong pemberdayaan perempuan di masyarakat.
Dalam ajang tersebut, PLN meraih predikat Winner Gender Inclusive Workplace dan First Runner Up Community Engagement and Partnership. Penghargaan diserahkan dalam acara WEPs Awards 2026 di Jakarta, Kamis (29/10/2026).
Baca juga: PLN Dukung Rencana PLTS Terapung 148 MWp di KEK Gresik, Perkuat Pasokan Energi Bersih
Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Amurwani Dwi Lestariningsih, mengatakan kesetaraan gender perlu diwujudkan melalui lingkungan kerja yang inklusif serta pemberian kesempatan yang sama bagi perempuan untuk mengembangkan potensi dan karier.
Menurutnya, tantangan perempuan tidak hanya terletak pada kesempatan memperoleh pekerjaan, tetapi juga bagaimana mendapatkan lingkungan kerja yang mendukung pengembangan diri, kesejahteraan, dan keseimbangan tanggung jawab.
“Bagi banyak perempuan, tantangannya bukan sekadar mendapatkan pekerjaan. Melainkan mendapatkan pekerjaan yang memungkinkan mereka mengembangkan aspirasi, menjaga kesejahteraan, dan memenuhi tanggung jawab yang terus dibebankan secara tidak proporsional oleh masyarakat ke pundak mereka (perempuan),” ujar Amurwani.
Ia menambahkan, upaya kesetaraan gender juga harus menjangkau perempuan di luar sektor formal, seperti pelaku usaha dan pekerja informal. Dukungan dapat diberikan melalui perluasan akses pembiayaan, teknologi digital, pendampingan usaha, hingga pemasaran produk UMKM milik perempuan.
Sementara itu, Country Representative and Liaison for ASEAN UN Women Indonesia, Ulziisuren Jamsran, mengapresiasi perusahaan yang berhasil menerapkan prinsip kesetaraan gender dalam kebijakan dan praktik bisnis.
“Para pemenang WEPs Awards 2026 telah menerjemahkan komitmen menjadi aksi dan hasil nyata. Kebijakan yang mereka terapkan menjadi landasan bagi langkah-langkah konkret, didukung alokasi anggaran, serta memiliki hasil yang terukur,” katanya.
Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Nurlely Aman, mengatakan penghargaan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan membangun lingkungan kerja yang memberikan kesempatan setara bagi perempuan untuk mengembangkan karier hingga menduduki posisi kepemimpinan.
Baca juga: HCML Perkuat Sinergi Industri Gas, Antisipasi Penurunan Permintaan Nataru
PLN menerapkan sejumlah kebijakan untuk mendukung keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi pegawai. Di antaranya empat pola kerja fleksibel sesuai karakteristik tugas, cuti ayah selama 30 hari atau 15 kali ketentuan nasional, cuti melahirkan selama 120 hari, serta cuti dua hari untuk merawat anggota keluarga yang sakit.
“PLN memberikan ruang bagi perempuan untuk tumbuh melalui berbagai fasilitas dan kesempatan pengembangan yang disiapkan perusahaan. Pengembangan perempuan bukan hanya tanggung jawab pengelola human capital, melainkan juga seluruh pemimpin di PLN,” ujar Nurlely.
Selain melalui kebijakan internal, PLN juga menjalankan program pemberdayaan perempuan di bidang ekonomi, pendidikan, dan lingkungan. Program tersebut menyasar kelompok rentan, perempuan masyarakat adat, perempuan kepala keluarga, serta pelaku usaha yang mengembangkan potensi ekonomi lokal.
Inisiatif tersebut diwujudkan melalui Srikandi Movement dan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Sepanjang 2025, program pemberdayaan berbasis gender PLN tercatat menjangkau 327.415 perempuan melalui 139 program yang dilaksanakan bersama berbagai komunitas di Indonesia.
Nurlely menegaskan, pemberdayaan perempuan membutuhkan pendampingan berkelanjutan, bukan sekadar bantuan sesaat. Karena itu, PLN berupaya memperluas akses keterampilan, pasar, dan peluang ekonomi melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.
Baca juga: Perkuat Ketahanan Energi Nasional, PLN Berhasil Alirkan Gas Natuna ke Batam Lewat Pipa WNTS–Pemping
“Pemberdayaan berkelanjutan membutuhkan lebih dari sekadar bantuan. Perempuan perlu memperoleh pendampingan, keterampilan, akses pasar, dan kesempatan untuk mengembangkan potensi ekonominya. Melalui kemitraan dengan berbagai pihak, PLN berupaya memastikan setiap program sesuai dengan kebutuhan masyarakat sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” tutupnya.
**Tentang PLN**
PT PLN (Persero) merupakan BUMN yang bergerak di bidang ketenagalistrikan. Perusahaan berkomitmen mendukung pertumbuhan, keberlanjutan, dan ketahanan energi nasional melalui penyediaan listrik yang andal serta pelayanan kepada pelanggan.
PLN juga berupaya berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan membangun masa depan energi berkelanjutan di Indonesia.
Editor : Abdul Aziz Qomar