KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Pembatalan gelaran Bojonegoro Night Carnival (BNC) 2026 tidak lantas membuat masyarakat kehilangan hiburan di akhir pekan. Sebagai gantinya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menyajikan perhelatan bertajuk “Bojonegoro Bahagia Car Free Night dan Pagelaran Sandur” di Alun-Alun Bojonegoro, Sabtu (24/10/2026).
Kegiatan ini melibatkan lebih dari 100 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Guna menyemarakkan suasana, panitia menyiagakan sekitar 10.000 kupon makanan gratis yang siap dibagikan kepada warga.
Baca juga: Siswa SMK Binaan MPM Honda Jatim Raih Tiga Prestasi di Cari Aman Academy 2026
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro, Elzadeba Agustina, menjelaskan bahwa penyesuaian bentuk acara ini dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi keprihatinan atas bencana di sejumlah wilayah, seperti musibah kebakaran dan kekeringan yang melanda beberapa titik di Kabupaten Bojonegoro.
Meski format BNC disesuaikan, pemerintah daerah berkomitmen tetap menghadirkan ruang hiburan rakyat sekaligus menggerakkan roda ekonomi para pedagang kecil.
“Kita tetap menyelenggarakan hiburan bagi masyarakat,” tegas Elzadeba.
Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), hingga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) turut digandeng untuk mensukseskan acara kolaboratif ini.
Masyarakat yang ingin mendapatkan kupon makanan gratis dapat mengambilnya mulai pukul 18.00 WIB di pintu masuk Alun-Alun Bojonegoro, tepatnya di depan Kantor Bakorwil. Kupon tersebut dapat ditukarkan dengan aneka kuliner dan jajanan dari stan UMKM yang berada di dalam area alun-alun. Warga yang datang memboyong keluarga berhak memperoleh kupon sesuai jumlah anggota keluarga yang hadir.
Baca juga: Polisi Ungkap Peran Dua Terduga Perampok Toko Emas Murni Jember, Pemilik dan Anak Alami Luka Bacok
Elzadeba menambahkan, kupon yang disiapkan mencapai 10.000 lembar dan jumlahnya berpotensi bertambah seiring masuknya dukungan dari para pelaku usaha. Sistem penukarannya pun dirancang saling menguntungkan: makanan yang dibagikan secara gratis kepada warga dibeli dari para pedagang UMKM melalui konsolidasi pembiayaan sponsor dan pihak terkait.
Bagi warga yang tidak kebagian kupon, panitia menyiagakan akses penuh untuk tetap menikmati pertunjukan seni serta berbelanja secara mandiri di lapak-lapak UMKM sekitar area alun-alun.
Di samping pesta kuliner, daya tarik utama acara ini adalah suguhan kesenian tradisional khas Bojonegoro, yakni Pagelaran Sandur. Rangkaian acara kebudayaan dimulai sejak Sabtu pagi melalui Lomba Tetembangan Sandur serta Lomba Mewarnai bertema Sandur.
Baca juga: Alun-Alun Bojonegoro Memutih, Ribuan Santri Peringati HSN 2026 dan Tampilkan Tari Kolosal 600 Santri
Adapun pertunjukan Sandur diagendakan tampil marathon sebanyak tiga sesi, yakni pada pukul 09.00 WIB, 15.00 WIB, serta puncaknya selepas ibadah salat Isya di malam hari. Panggung hiburan juga akan disemarakkan oleh penampilan grup band lokal sebagai wadah ekspresi generasi muda Bojonegoro.
Elzadeba mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berbondong-bondong meramaikan kawasan Alun-Alun Bojonegoro akhir pekan ini.
“Mari masyarakat Bojonegoro, kita ramaikan Sandur di Alun-Alun Bojonegoro. Ada hiburan, ada makanan gratis bagi yang memiliki kupon, dan masyarakat juga tetap bisa berbelanja di stan UMKM. Mari bersama-sama meramaikan Bojonegoro agar semakin Bahagia, Makmur, dan Membanggakan,” pungkasi Elzadeba.
Editor : Fatih