Tarik Investor Nasional dan Global, i-Sentra Lamongan Tawarkan Enam Keunggulan Kawasan Industri Terintegrasi

Reporter : Much Taufiqurachman Wahyudi
PT Jakamitra Indonesia resmi mengembangkan i-Sentra @Lamongan Smart Eco-Industrial Park di pesisir utara Lamongan.

KLIKJATIM.Com | Lamongan – PT Jakamitra Indonesia resmi mengembangkan i-Sentra @Lamongan Smart Eco-Industrial Park sebagai kawasan industri terintegrasi berkonsep ramah lingkungan.

Berlokasi strategis di pesisir utara Jawa Timur, kawasan ini dirancang khusus untuk memikat investor nasional maupun internasional melalui efisiensi biaya pembangunan, operasional, hingga kepastian investasi jangka panjang.

Baca juga: Proyek TPST Dadapan Lamongan Bisa Serap Puluhan Tenaga Kerja Lokal

Direktur PT Jakamitra Indonesia, Benjamin Abednego, menegaskan bahwa pengembangan kawasan industri modern saat ini tidak boleh sebatas menjual lahan mentah, melainkan harus menyediakan ekosistem infrastruktur yang matang dan siap pakai.

"i-Sentra @Lamongan kami kembangkan bukan sekadar sebagai kawasan industri, tetapi sebagai ekosistem industri masa depan yang memberikan efisiensi, kepastian, dan fleksibilitas bagi investor untuk membangun serta mengembangkan bisnisnya dalam jangka panjang," ujar Benjamin Abednego. 

Baca juga: Polres Lamongan Gelar Razia Narkoba di Tempat Karaoke dan Hiburan Malam

Dalam memanjakan calon investor, i-Sentra @Lamongan mengusung enam keunggulan utama:

  1. Aksesibilitas Logistik Prima: Berjarak hanya sekitar 2 kilometer dari pelabuhan laut dalam (deep-sea port) serta terkoneksi langsung dengan jaringan jalan tol utama, mempermudah distribusi bahan baku dan produk ekspor-impor.
  2. Efisiensi Konstruksi Lahan: Berada pada ketinggian 30–120 meter di atas permukaan laut (mdpl) dengan struktur tanah batu kapur berdaya dukung tinggi (150–200 ton/m²), memangkas biaya pematangan lahan dan risiko banjir.
  3. Ketersediaan Sumber Daya Manusia: Didukung potensi lebih dari 950.000 tenaga kerja siap pakai serta jejaring 17 lembaga pendidikan dan pelatihan vokasi di Kabupaten Lamongan.
  4. Upah Operasional Kompetitif: Tingkat upah minimum daerah yang berada di kisaran Rp3,2 juta per bulan menjadi daya tarik efisiensi operasional industri manufaktur.
  5. Dukungan Ekosistem Kemudahan Berinvestasi: Sinergi penuh bersama pemerintah pusat dan Pemkab Lamongan dalam percepatan perizinan, penyediaan utilitas, serta fasilitas penunjang kawasan.
  6. Keberlanjutan Berbasis Eco-Industrial: Menerapkan tata kelola kawasan ramah lingkungan (green industry) guna mendukung target keberlanjutan global.

Benjamin menambahkan, kombinasi keunggulan strategis ini sangat ideal bagi berbagai sektor industri, seperti manufaktur, agrifood, industri maritim, logistik, hingga proyek hilirisasi komoditas.

Baca juga: Tingkatkan Pelayanan Penyelamatan, Bupati Yes Rencanakan Pembentukan Dinas Damkar dan Keselamatan Lamongan

"Bagi investor, pemilihan lokasi industri harus memberikan manfaat nyata bagi bisnis. Kami ingin keunggulan i-Sentra @Lamongan dapat membantu investor membangun secara efisien, menjalankan operasi yang kompetitif, serta terhubung erat dengan rantai pasok global," terangnya.

Guna menjaring calon mitra dan investor, PT Jakamitra Indonesia kini membuka ruang konsultasi intensif mengenai pemetaan kebutuhan lahan, sistem utilitas, tenaga kerja, hingga fasilitasi kunjungan lapangan (site visit) secara langsung ke kawasan i-Sentra @Lamongan.

Editor : Fatih

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru