KLIKJATIM.Com | Situbondo - Seekor anak sapi berusia tiga bulan milik Tomo, warga Desa Sopet, Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo, ditemukan mati setelah terjatuh ke dalam sumur sedalam sembilan meter pada Sabtu (10/10/2026). Upaya evakuasi terkendala kondisi sumur yang sempit dan dipenuhi air.
Koordinator Pusat Pengendalian Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo, Puriyono, mengatakan sumur tersebut memiliki kedalaman sembilan meter dengan ketinggian air mencapai delapan meter.
“Proses evakuasi sangat sulit karena sumurnya sempit, tetapi dalam. Akibatnya, anak sapi mati di dalam sumur karena tidak bisa ditolong,” kata Puriyono, Sabtu (10/10/2026).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Berdasarkan keterangan pemiliknya, anak sapi itu awalnya berlarian hingga menerobos pagar. Hewan tersebut kemudian terjatuh ke dalam sumur yang berada di sekitar lokasi.
Baca juga: Cegah Judol, Polres Situbondo Bagikan Brosur Edukasi Bahaya Judi
Setelah menerima laporan kejadian, petugas BPBD Situbondo segera mendatangi lokasi bersama anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan petugas pemadam kebakaran (Damkar) dari Kecamatan Asembagus.
Namun, upaya penyelamatan tidak membuahkan hasil. Kondisi sumur yang sempit dengan diameter sekitar 120 sentimeter serta kedalaman yang mencapai sembilan meter menyulitkan petugas untuk menjangkau dan mengangkat anak sapi tersebut.
Baca juga: Sempat Dilaporkan Hilang, Nelayan Situbondo Berhasil Ditemukan Satpol Air Polres Situbondo
“Petugas sudah berupaya melakukan evakuasi, tetapi kondisi sumur terlalu sempit sehingga anak sapi tidak berhasil dievakuasi,” tegas Puriyono.
Karena terkendala kondisi sumur yang tidak memungkinkan untuk dilakukan evakuasi, anak sapi tersebut akhirnya tetap berada di dalam sumur.
Editor : Ratno