Warga Arjasa Jember Temukan Bayi Baru Lahir Masih Hidup di Semak-semak

Reporter : Muhammad Hatta
Bidan desa yang juga bertugas di Puskesmas setempat memeriksa kondisi bayi dan memberikan penanganan awal

KLIKJATIM.Com | Jember  -Tangisan dari balik semak-semak di lahan kosong pinggir jalan Rembangan, Dusun Darungan, Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa, Jember, mengungkap keberadaan seorang bayi laki-laki yang baru dilahirkan. Bayi tersebut ditemukan warga dalam kondisi hidup, Kamis (17/9/2026) sore.


Bayi yang diperkirakan berusia sekitar dua jam itu ditemukan sekitar pukul 16.35 WIB oleh Saiful Bahri (41), warga setempat, saat berada di sekitar pohon randu di lahan kosong milik warga. Ketika ditemukan, bayi masih terbungkus handuk berwarna biru dan berada di bawah pohon, tertutup semak-semak.

Baca juga: Fortuner Tertemper KA Ijen Ekspres di Jember, Pengemudi Meninggal


Penemuan tersebut bermula ketika Saiful sedang mencari tupai yang sebelumnya ditembaknya. Saat mendekati pohon randu, ia mendengar suara tangisan dari arah semak. Suara itu sempat membuatnya ragu karena tidak yakin apakah berasal dari bayi atau hewan lain.


Setelah mendekati sumber suara, Saiful terkejut ketika mendapati seorang bayi laki-laki tergeletak di bawah pohon randu. Ia kemudian segera melaporkan penemuan tersebut kepada Kepala Desa Kemuning Lor, Budi Hariyanto.


“Saya masih kaget, suara macan apa suara bayi karena nangis. Ternyata sudah ke bawah, kelihatan bayi,” kata Saiful saat ditemui di lokasi.


Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan menghubungi bidan desa dan Polsek Arjasa. Sekitar pukul 16.40 WIB, bidan desa yang juga bertugas di Puskesmas setempat mendatangi lokasi untuk memeriksa kondisi bayi dan memberikan penanganan awal.


Dari pemeriksaan awal, bayi diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan panjang badan 51 sentimeter dan berat 2.490 gram. Bayi masih dalam kondisi hidup, meskipun saat ditemukan terdapat semut yang mengerumuni tubuhnya serta luka yang diduga berkaitan dengan gigitan semut atau serangga lainnya.


Setelah mendapatkan pertolongan awal, bayi dibawa ke rumah bidan untuk menjalani perawatan. Selanjutnya, bayi direncanakan dibawa ke Puskesmas Arjasa guna memperoleh pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut.


Kanit PPA Satreskrim Polres Jember, Ipda Alfan Febrianto, membenarkan adanya penemuan bayi tersebut. Ia menyebut bayi dalam kondisi sehat dan telah diamankan di rumah bidan setempat.


“Memang benar telah ditemukan bayi jenis kelamin laki-laki di daerah Desa Kemuning Sari Lor, Kecamatan Arjasa. Saat ini bayi dalam kondisi sehat dan telah diamankan di rumah bidan setempat,” ujar Alfan.

Baca juga: Usai Didemo, Bupati Fawait Sidak Pasar Tanjung Jember dan Serap Aspirasi Pedagang


Menurut keterangan bidan, bayi diduga baru dilahirkan beberapa jam sebelum ditemukan. Meskipun ari-ari tidak ditemukan di lokasi, tali pusar bayi masih menempel pada bagian perut ketika menjalani pemeriksaan awal.


“Kalau untuk ari-ari tidak ada, namun demikian tali pusar masih ada di perut bayi,” jelasnya.


Kepolisian kemudian melakukan koordinasi antara Polsek Arjasa dan Unit PPA Satreskrim Polres Jember. Tim Inafis Satreskrim Polres Jember juga didatangkan untuk melakukan identifikasi serta olah tempat kejadian perkara (TKP).


Alfan mengatakan, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang diduga meninggalkan atau membuang bayi tersebut. Penyelidikan juga diarahkan untuk mendalami kronologi kejadian dan kemungkinan keterlibatan warga di sekitar lokasi.


“Untuk tindak lanjut, pastinya kita lakukan penyelidikan terhadap siapa yang kemungkinan diduga telah membuang bayi tersebut,” katanya.


Ia menambahkan, perkiraan usia bayi masih sekitar dua jam berdasarkan informasi awal dari bidan dan kondisi fisik bayi saat ditemukan.


“Untuk usia bayi tampak seperti baru dilahirkan, kisaran mungkin dua jam karena juga masih tampak merah kulitnya,” ujar Alfan.


Lokasi penemuan bayi berada sekitar 50 meter dari jalan raya. Lahan tersebut memiliki kontur bertingkat atau terasiring dan dipenuhi semak-semak, sehingga keberadaan bayi tidak langsung terlihat dari jalan.


Hingga Kamis malam, kepolisian masih mengumpulkan informasi dan melakukan pendalaman untuk mengetahui rangkaian kejadian, termasuk pihak yang bertanggung jawab atas keberadaan bayi di lahan kosong tersebut.

Editor : Ratno

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru