Ditunjuk Tuan Rumah Extranas Ke-8 Tahun 2026, Lamongan Sambut Ribuan Peserta MA Plus Keterampilan se-Indonesia

Reporter : Rozy
Kabupaten Lamongan resmi menjadi tuan rumah Extranas (Expo & Raker nas) MA Plus Keterampilan dan MAKN Ke-8 Tahun 2026.

KLIKJATIM.Com | Lamongan — Kabupaten Lamongan kembali dipercaya menjadi tuan rumah perhelatan berskala nasional.

Kali ini, Lamongan resmi menggelar Expo dan Rapat Kerja Nasional (Extranas) Madrasah Aliyah (MA) Plus Keterampilan dan MAKN Ke-8 Tahun 2026, yang dipusatkan di MAN 1 Lamongan serta Sport Center Lamongan pada 10 hingga 13 September 2026.

Baca juga: Ribuan Warga Padati Lamongan Night Carnival 2026, Unjuk Kreativitas Seni dan Budaya Daerah

Mengusung tema “Berdaya Saing Global, Berkarakter Lokal,” pembukaan Extranas ke-8 dihadiri langsung oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Amien Suyitno.

Turut mendampingi dalam seremoni pembukaan tersebut Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Kakanwil Kemenag Jatim Akhmad Sruji Bahtiar, Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara, Kepala Kantor Kemenag Lamongan Muhlisin Mufa, beserta jajaran pejabat terkait.

Ajang dua tahunan yang diinisiasi oleh Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) Plus Keterampilan se-Indonesia ini diikuti oleh 137 lembaga pendidikan negeri dan swasta dari 19 provinsi, dengan total peserta mencapai 1.798 orang. Beragam ajang perlombaan, baik secara luring maupun daring, turut digelar untuk mengasah serta menguji kemahiran para siswa.

Baca juga: Bupati Yuhronur Efendi Sampaikan Jawaban Eksekutif Atas Raperda Perubahan APBD Lamongan 2026

Dalam amanatnya, Dirjen Pendis Kemenag RI, Amien Suyitno, mengingatkan pentingnya menginternalisasi filosofi ajaran Sunan Drajat sebagai pemandu moral dan modal keterampilan bagi seluruh peserta.

“Lamongan ini bumi yang menggambarkan religiusitas yang tinggi. Pesan dari Waliyullah Sunan Drajat ada empat: berikan tongkat bagi orang yang buta, berikan payung pada orang yang kehujanan, berikan makan pada orang yang kelaparan, dan berikan pakaian pada orang yang tidak berpakaian. Artinya, madrasah harus memiliki soft skill dan keterampilan dalam segala hal, menjadi pencerah, serta memiliki kepedulian sosial,” tegas Amien Suyitno di Lamongan.

Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan Kementerian Agama RI yang telah menunjuk Lamongan sebagai tempat penyelenggaraan Extranas ke-8. Ia menilai penunjukan ini menjadi pemantik semangat daerah dalam menguatkan kualitas sumber daya manusia dan kesalehan sosial.

“Kami berharap Extranas ke-8 ini menjadi ruang untuk knowledge sharing, bertukar pengalaman, memperluas jejaring, dan menemukan best practice dari berbagai madrasah di seluruh Indonesia. Semoga pertemuan ini memperkuat ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathoniyah, dan ukhuwah insaniyah dalam semangat memajukan pendidikan,” pungkas Yuhronur.

Editor : Fatih

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru