Asah Kreativitas dan Keterampilan Motorik, 35 Siswa SD YIMI Ikuti Environment Learning di Rocket Chicken

Reporter : Rozy
Para siswa SD YIMI diajarkan secara langsung proses sederhana pembuatan ayam goreng krispi.

KLIKJATIM.Com | Gresik — Sebanyak 35 murid kelas 1 PA SD Yayasan Islam Malik Ibrahim (YIMI) Gresik mengikuti kegiatan pembelajaran di luar kelas (outdoor learning) bertajuk Environment Learning di gerai Rocket Chicken, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan edukatif ini digelar guna memberikan pengalaman belajar langsung (experiential learning) yang menyenangkan bagi para siswa.

Baca juga: Misi Dagang Jatim–Kaltara Tembus Rp2,5 Triliun, Gubernur Khofifah Dorong Ekosistem Ekspor dan Kolaborasi Inklusif

Didampingi koordinator kegiatan, Ustadzah Leli dan Ustadzah Wati, para murid diajak mengenali lingkungan sekitar sekaligus mempraktikkan keterampilan motorik halus secara interaktif.

Dalam kunjungan lapangan tersebut, para siswa diajarkan secara langsung proses sederhana pembuatan ayam goreng krispi—mulai dari penepungan hingga pengolahan higiene bahan pangan. Tak hanya itu, suasana makin semarak saat para murid unjuk kreativitas melalui lomba mewarnai. Sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan imajinasi anak, panitia memilih tiga karya terbaik sebagai juara.

Baca juga: Operasi Gabungan di Empat Kecamatan, Pemkab Lamongan dan Bea Cukai Sita 31.648 Batang Rokok Ilegal

Kepala SD YIMI, Abdul Adhim, S.Ag., M.M., mengungkapkan bahwa program Environment Learning merupakan bagian dari komitmen sekolah untuk menghadirkan metode pembelajaran kontekstual yang relevan dengan tumbuh kembang anak usia dini.

“Kami ingin menghadirkan ruang belajar yang tidak hanya terpaku di dalam ruang kelas. Melalui pengalaman langsung seperti ini, anak-anak tidak hanya belajar tentang proses dan keterampilan praktis, tetapi juga mengasah kedisiplinan, keberanian, serta interaksi sosial mereka dengan lingkungan luar,” ujar Abdul Adhim. 

Baca juga: Promo Gila, Green Garden Regency Tawarkan Hunian Type 100 Lewat Program 'September Berkah'

Ia menambahkan, perpaduan antara edukasi kuliner sederhana dan lomba mewarnai dirancang khusus untuk merangsang imajinasi serta melatih fokus anak sejak dini.

“Apresiasi melalui lomba mewarnai ini kami harapkan dapat memicu rasa percaya diri dan menumbuhkan semangat berprestasi dalam diri anak-anak. Kegembiraan mereka saat belajar secara langsung menjadi kunci utama keberhasilan pembelajaran ini,” pungkasnya.

Editor : Fatih

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru