Tambahan Positif Corona Gresik 27 Orang, Total 94 Kasus Per Hari Ini

klikjatim.com
Jubir Satgas Covid-19 Gresik, drg. Saifudin Ghozali. (Abdul Aziz/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik - Update data konfirmasi positif corona di Kabupaten Gresik terus melonjak. Per hari ini, 21 Mei 2020 Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 setempat mengungkapkan ada penambahan 27 orang. Satu di antaranya telah meninggal dunia.

"Tambahan 1 konfirmasi positif meninggal dari Desa Pacuh, Kecamatan Balongpanggang. Kemarin sudah kita laporkan sebagai PDP (Pasien Dalam Pengawasan) dan hari ini hasil Swabnya keluar positif," jelas Jubir Satgas Covid-19 Gresik, drg. Saifudin Ghozali didampingi Kabag Humas dan Protokol Pemkab Gresik, A.M Reza Pahlevi, Kamis (21/5/2020).

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

[irp]

Untuk 26 kasus positif corona baru lainnya tersebar dari Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo 9 orang. Lalu, di Kecamatan Meganti terdapat 2 orang asal Desa Setro, 4 orang dari Desa Boteng, dan 1 orang warga Desa Domas.

Kemudian dari Desa Karangrejo, Manyar 2 orang. Sisanya masing-masing 1 orang dari Desa Wedoroanom, Driyorejo; Desa Karangpoh, Kecamatan Gresik; Desa Kembangan, Kebomas; Desa Dahanrejo, Kebomas; Desa Watestanjung, Wringinanom; Desa Bunderan, Sidayu; Desa Cerme Lor, Cerme; serta Desa Banjaran, Driyorejo.

Baca juga: PLN UP2B Jawa Timur Gandeng Media Perkuat Pemahaman Publik tentang Pengelolaan Sistem Kelistrikan

"Tambahan konfirmasi positif hari ini berasal dari klaster Surabaya, klaster Sampoerna, klaster pedagang ayam sidowungu dan klaster Pabean," ujarnya.

[irp]

Dengan demikian, total positif corona di Gresik hingga saat ini tercatat 94 kasus. Sebanyak 74 orang masih dirawat, 12 orang sembuh, dan 8 orang meninggal.

Baca juga: Blitar BerStylo Bersama: Pererat Kebersamaan Pengguna New Honda Stylo 160

"Tambahan positif dalam jumlah besar ini merupakan upaya dalam menyelesaikan klaster-klaster besar yang ada di Gresik. Mudah-mudahan mulai besok penambahan bisa landai," tandas Ghozali.

Adapun jumlah PDP sebanyak 196 orang, dengan rincian 51 orang masih diawasi, 137 orang selesai pengawasan dan 8 meninggal dunia. Sedangkan data orang dalam pemantauan (ODP) totalnya 1.163 orang, orang dalam risiko (ODR) 1.132 orang, dan orang tanpa gejala (OTG) 230 orang. (roh)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru