Gubernur Khofifah Terima Bintang LVRI di Harvetnas 2026: Perjuangan Hari Ini Lawan Kemiskinan dan Jaga Persatuan

Reporter : Much Taufiqurachman Wahyudi
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi menerima penganugerahan tertinggi Bintang LVRI atas pengabdian dan komitmennya mendampingi keluarga besar Legiun Veteran Republik Indonesia.

KLIKJATIM.Com | Malang – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menerima penganugerahan Bintang LVRI pada Peringatan Hari Veteran Nasional (Harvetnas) Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Malang, Rabu (12/8/2026).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh pengurus Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan perhatian penuh Pemprov Jatim terhadap keluarga besar veteran.

Baca juga: Gubernur Khofifah Sampaikan Nota Keuangan Raperda P-APBD 2026, Target Pendapatan Jatim Naik Jadi Rp26,4 Triliun

Gubernur Khofifah mengaku penganugerahan tersebut menjadi sebuah kejutan berharga yang baru diketahuinya dua hari sebelum acara. Menurutnya, Bintang LVRI bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan amanah untuk terus mengabdi bagi masyarakat dan negara.

"Ini sebetulnya surprise karena saya baru mendengar dari Ketua DPD LVRI dua hari yang lalu saat kita melakukan syukuran HUT LVRI di Grahadi. Penghargaan ini bukan semata sebagai sebuah kehormatan, melainkan sebagai amanah bagi kita bersama untuk terus memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa dan negara," ujar Khofifah.

Dalam amanatnya, Khofifah menekankan bahwa esensi perjuangan masa kini telah bergeser seiring perkembangan zaman. Jika para veteran dahulu bertaruh nyawa mengangkat senjata melawan penjajah asing, maka generasi penerus hari ini dihadapkan pada tantangan sosial, ekonomi, dan disrupsi informasi.

Baca juga: Jatim dan Kalbar Perkuat Kerja Sama Ekonomi, Transaksi Tembus Rp2,5 Triliun

"Perjuangan membela kemerdekaan, membela bangsa dan negara, beda momentumnya. Kalau dulu dengan bersenjata dan khusus veteran itu mereka yang pernah berjuang menghadapi tentara asing. Kalau kita sekarang berjuang untuk bisa melawan kebodohan, melawan hoaks, melawan kemiskinan, melawan perpecahan dan menjaga persatuan," tegasnya.

Khofifah merinci bahwa wujud nyata bela negara saat ini dapat diaktualisasikan oleh seluruh elemen masyarakat sesuai dengan profesi masing-masing. Langkah tersebut meliputi belajar dan bekerja sungguh-sungguh, menjaga lingkungan, menggunakan media sosial secara bijak, serta terus mengikis angka kemiskinan dan korupsi.

Baca juga: Pria di Malang Ditangkap Usai Diduga Aniaya Warga Pakai Kelapa

Lebih lanjut, mantan Menteri Sosial RI ini menyebut para veteran sebagai living history atau sejarah yang hidup. Nilai-nilai keberanian, kedisiplinan, keikhlasan, dan solidaritas yang dicontohkan para pejuang Jawa Timur—termasuk dalam peristiwa bersejarah 10 November 1945—harus diwariskan secara berkelanjutan kepada generasi muda.

Peringatan Harvetnas 2026 tingkat provinsi ini dihadiri oleh jajaran Dewan Pertimbangan Pusat dan Daerah LVRI se-Jatim, pimpinan Forkopimda se-Malang Raya, perwakilan jajaran TNI (Lanud Abd. Saleh, Lanal Malang, Divif 2 Kostrad, Korem 083/Baladhika Jaya), Kepala OPD Pemprov Jatim, serta ratusan veteran dari berbagai wilayah di Jawa Timur.

Editor : Fatih

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru