KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Sedikitnya 7.000 ekor ayam di dalam kandang ayam di Desa Bendungan, Kecamatan Gondang, jadi ayam bakar, Selasa dini hari. Ayam tersebut gosong setelah kandang yang mengurung ayam ini terbakar. Akibat kebakaran ini kerugian material ditaksir mencapai Rp1 miliar.
Kasi Operasional dan Pemadaman DPKP Tulungagung Bambang Pidekso mengatakan, petugas menerima laporan kebakaran sekitar pukul 03.00 WIB dan langsung menuju lokasi lima menit kemudian.
Baca juga: Dinkes Tulungagung Evaluasi SPPG Pakisrejo Pasca Keracunan
"Lima menit setelah menerima laporan, kami berangkat ke TKK untuk melakukan upaya pemadaman," kata Bambang Pidekso, Selasa (11/8/2026).
Ia mengatakan, petugas mengerahkan dua armada pemadam kebakaran dan satu truk tangki suplai air untuk menangani kebakaran kandang ayam milik KH Nur Khotib tersebut.
Saat petugas tiba, api telah membakar seluruh bangunan kandang. Banyaknya material yang mudah terbakar membuat api cepat membesar sehingga proses pemadaman berlangsung hampir tiga jam.
Baca juga: 103 Siswa Diduga Keracunan MBG, Dinkes Tulungagung Lakukan Penelusuran
"Api dengan cepat melahap seluruh kandang ayam karena banyak bahan yang mudah terbakar. Proses pemadaman baru selesai sekitar pukul 06.15 WIB," ujarnya.
Bambang menyebutkan, sekitar 7.000 dari total 8.000 ekor ayam yang berada di dalam kandang mati terbakar. Api juga menghanguskan bangunan kandang, pakan ternak, sepeda motor, blower, serta sejumlah perlengkapan lainnya.
Baca juga: Bakar Sampah, Kandang Ayam di Kediri Ludes Dilalap Api
DPKP memperkirakan kerugian akibat kebakaran tersebut mencapai Rp1 miliar. Berdasarkan pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu kebocoran gas LPG yang digunakan untuk pemanas kandang.
"Penyebabnya diperkirakan dari kebocoran gas LPG untuk pemanas. Kerugian material mencapai Rp1 miliar," katanya.
Editor : Wahyudi