Sebulan Buka, Lumbung Pangan Serap 232 Ton Beras Petani

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Selama sebulan beroperasi di Jatim Expo, kegiatan Lumbung Pangan Jatim menyerap 232,42 ton beras dari petani lokal di Jatim. Sudah sebanyak 107,61 ton lebih yang terjual ke masyarakat atau senilai Rp 1,1 miliar.

[irp]

Baca juga: Gubernur dan Forkopimda Jatim Bersama Ribuan Buruh Peringati May Day 2026

Sementara 124,8 ton beras lainnya saat ini menjadi stok Lumbung Pangan Jatim. Jumlahnya dipastikan bertambah dengan masih beroperasinya lumbung pangan di JX Internasional Surabaya itu.

Data Lumbung Pangan Jatim, beras lokal Jatim yang diserap antara lain berasal dari Mojosari 35,7 ton, Mojokerto 42,98 ton, Kediri 34,5 ton, Jember 13,17 ton, Ngawi 17,86 ton, dari Lamongan 69,2 ton.

Menurut Erlangga Satriagung Direktur Utama Panca Wira Usaha (PWU) Jatim, dia optimis Lumbung Pangan bermanfaat untuk petani. Produk mereka diserap lalu dijual ke masyarakat dengan harga terjangkau.

Baca juga: Rayakan May Day di Kantor Gubernur, Khofifah-Emil Guyur Ribuan Buruh Jatim dengan "Kado" Kebijakan Strategis

Seringkali, harga bahan pangan mengalami naik turun. Petani adalah elemen pertama yang terdampak. Sektor produksi merugi karena pendapatan dari harga jual tak sepadan dengan pengeluaran.

[irp]

Selain menyerap produk petani, tujuan Lumbung Pangan Jatim adalah menjaga stabilitas harga bahan pangan, serta menghadirkan peran pemerintah untuk masyarakat. Lumbung Pangan yang diprakarsai Gubernur Jatim itu juga bermanfaat bagi masyarakat. Karena dengan program ini masyarakat bisa membeli kebutuhan dengan harga terjangkau.

Baca juga: Jauh dari Kesan Anarkis, Pekerja PTPN I Regional 5 Pilih Istighosah dan Doa Bersama Peringati May Day 2026

“Petani tidak rugi, kebutuhan masyarakat juga terpenuhi. Jumlah beras yang kami serap akan bertambah karena kami buka Lumbung Pangan Jatim ini sampai 21 Juli mendatang,” kata Erlangga.

Di tengah naiknya harga sejumlah kebutuhan pokok di bulan Ramadan, Lumbung Pangan Jatim bisa mengatasi masalah tahunan itu. Harga tetap terkontrol karena stoknya dipastikan ada. (hen)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru