Sembilan Kota/Kabupaten Jawa Timur Siap Buka Sekolah Rakyat

Reporter : Rozy
Mensos Saifullah Yusuf saat meninjau Sekolah Rakyat di Gresik

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Provinsi Jawa Timur (Jatim) resmi menjadi provinsi dengan titik pembangunan Sekolah Rakyat terbanyak secara nasional. Sebanyak 9 kabupaten dan kota di Jatim yang dibangun oleh PT Nindya Karya (Persero) siap difungsikan untuk menyambut Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027.

Ke 9 wilayah di Jawa Timur tersebut adalah Kota Pasuruan, Kabupaten Pasuruan, Kota Kediri, Kabupaten Kediri, Kabupaten Malang, Kota Blitar, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Jember, dan Kabupaten Banyuwangi. Rampungnya pembangunan di 9 wilayah ini menjadikan Jatim sebagai barometer keberhasilan program pemerataan pendidikan yang digagas pemerintah.

Baca juga: Gubernur Khofifah Lantik Enam Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemprov Jatim

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan, kehadiran Sekolah Rakyat di 9 kabupaten/kota Jatim merupakan wujud nyata komitmen pemerintah untuk memastikan tidak ada anak bangsa yang tertinggal karena keterbatasan akses dan infrastruktur pendidikan. "Jawa Timur memiliki jumlah penduduk pelajar terbesar di Indonesia. Karena itu kami jadikan prioritas. Kami berharap angka putus sekolah bisa ditekan dan mutu pendidikan bisa meningkat secara signifikan," ujar Menteri PU Dody Hanggodo di Jakarta, Selasa (14/7/2026).

Direktur Utama PT Nindya Karya Haedar A. Karim menegaskan, Nindya Karya telah menyelesaikan pembangunan sesuai target dan standar mutu yang ditetapkan. Dari total 20 wilayah di 4 provinsi untuk Tahap II, porsi Jatim.menjadi yang terbesar. "Kami diberikan amanah membangun 9 Sekolah Rakyat di Jawa Timur dan alhamdulillah semuanya sudah selesai tepat waktu. Infrastruktur ini kami siapkan bukan hanya sebagai gedung sekolah, tetapi sebagai kawasan pendidikan terpadu yang layak, nyaman, dan bisa menjadi rumah kedua bagi siswa," ujar Haedar.

Kawasan Sekolah Rakyat di 9 wilayah Jatim ini dirancang terpadu. Di dalamnya terdapat gedung belajar untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, rumah susun guru, asrama siswa, kantin, masjid dan gedung ibadah, hingga gedung serbaguna. Fasilitas ini disiapkan agar siswa dari berbagai latar belakang, termasuk dari daerah terpencil, dapat belajar dan tinggal dengan layak.

Baca juga: Arumi Bachsin : Perkuat Implementasi 10 Program Pokok PKK di Jawa Timur Menuju Indonesia Emas

Keberhasilan pembangunan di Jatim ini juga menjadi bagian dari pembangunan nasional Sekolah Rakyat Tahap II. Haedar memastikan pihaknya akan terus mengawal masa pemeliharaan agar seluruh fasilitas di 9 wilayah Jatim dapat digunakan secara optimal dalam jangka panjang.

"Ini bukan proyek seremonial. Kami ingin gedung ini benar-benar bermanfaat puluhan tahun ke depan dan melahirkan generasi yang cerdas serta berkarakter," harapnya.

Dengan dimulainya MPLS 2026/2027, ribuan peserta didik di 9 kabupaten/kota di Jatim kini memiliki harapan baru untuk mengenyam pendidikan yang lebih baik. Selain di Jatim, Nindya Karya juga merampungkan pembangunan di 4 wilayah Sulawesi Selatan yaitu Kabupaten Bone, Kabupaten Sinjai, Kota Makassar, dan Kabupaten Takalar. Kemudian 5 wilayah di Sumatera Utara meliputi Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Tapanuli Selatan, dan Kota Padang Sidempuan. Serta 2 wilayah di Maluku yakni Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tengah.

Baca juga: Gubernur Khofifah Terima 152 Murid ADEM Papua Bersekolah di Jawa Timur

Dody kembali menambahkan, pemerintah akan menjadikan keberhasilan di 9 kabupaten/kota Jatim sebagai model untuk percepatan pembangunan di provinsi lain. "Kami mengapresiasi kerja keras Nindya Karya. Model Sekolah Rakyat di Jawa Timur ini harus bisa direplikasi di daerah lain. Tujuannya satu, memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan pendidikan yang layak untuk menyongsong Indonesia Emas 2045," pungkas Dody.

Sebagai informasi, PT Nindya Karya (Persero) merupakan BUMN konstruksi yang berkomitmen mendukung pembangunan infrastruktur strategis nasional di bidang pendidikan, kesehatan, dan perumahan untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045. 

Editor : Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru