KLIKJATIM.Com | Gresik — Jumlah kasus positif corona atau Covid-19 di Kabupaten Gresik terus merangkak naik. Kali ini, ada penambahan lagi kasus positif sebanyak 8 orang yang berasal dari dua klaster berbeda.
Juru bicara Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 Gresik, drg. Saifudin Ghozali menuturkan, tujuh dari delapan orang positif tersebut merupakan warga Kecamatan Menganti. Sedangkan satu orang berasal dari Sidokumpul, Kecamatan Gresik.
Baca juga: Sinkronisasi Pusat: Khofifah Pastikan WFH ASN Pemprov Jatim Berlanjut, Jadwal Geser ke Hari Jumat
[irp]
"Tujuh orang itu antara lain dari Desa Putat lor, Palemwatu, Laban, serta empat orang dari Desa Sidowungu," rincinya, Senin(18/5/2020).
Dari hasil penelusuran ditemukan bahwa empat orang dari klaster Sampoerna. Lalu, empat positif lainnya dari klaster pasar Sidowungu atau pedagang ayam.
Baca juga: Perkuat Pendidikan Vokasi, MPM Honda Jatim Kini Miliki 17 TUK Astra Honda Berstandar Industri
“Tambahan semua yang positif tersebut merupakan orang tanpa gejala (OTG) yang sempat kontak erat dengan penderita konfirmasi postif,” tandas Kepala Dinas (Kadinkes) Gresik itu.
[irp]
Dengan demikian terjadi lonjakan kasus positif yang cukup tajam dari sebelumnya 51 orang, kini menjadi 59 orang. Tujuh di antaranya meninggal dunia dan 12 lainnya dinyatakan sembuh.
Baca juga: Puluhan Hewan Kurban Dibagikan BKMS dan Tenant JIIPE untuk Masyarakat Gresik
Adapun pasien dalam pengawasan (PDP) saat ini berjumlah 186 orang. Rinciannya enam orang meninggal dunia dan 135 orang lainnya sudah lepas pengawasan.
Sedangkan jumlah orang dalam pemantauan (ODP) mencapai 1.157 orang, dengan rincian 990 orang selesai dipantau. Untuk orang dalan risiko (ODR) tercatat 1.119 orang, dengan 1.074 di antaranya lepas pemantauan. Kemudian orang tanpa gejala (OTG) di Gresik mencapai 220 orang. (nul)
Editor : Abdul Aziz Qomar