KLIKJATIM.Com | Madiun - Tim gabungan menemukan pelajar SMK berinisial CHY yang tenggelam di aliran sungai Desa Gunungsari, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, Kamis malam, (9/7). Korban yang merupakan warga desa setempat tersebut, ditemukan sekitar pukul 22.00 WIB setelah pencarian yang dilakukan sejak sore hari.
Kapolsek Sawahan AKP Widyagana Putra Dirotsaha mengatakan, korban diduga tenggelam setelah berenang bersama enam temannya di sungai tersebut.
Baca juga: Gagal Berangkat Haji, Uang Rp1,2 Miliar Belum Dikembalikan, JWR Diproses Hukum
"Peristiwa bermula sekitar pukul 16.00 WIB saat enam teman korban lebih dahulu bermain air di sungai. Sekitar pukul 16.30 WIB korban datang menyusul dan ikut berenang hingga ke bagian tengah sungai," kata dia.
Menurut Widyagana, korban diduga memasuki bagian sungai yang lebih dalam. Karena tidak memiliki kemampuan berenang, korban kemudian tenggelam. Salah seorang teman sempat melihat korban sebelum hilang di bawah permukaan air.
Teman-teman korban sempat berupaya menolong. Namun derasnya arus sungai membuat upaya penyelamatan tidak berhasil. Mereka kemudian mencari galah untuk membantu pencarian sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada warga dan kepolisian.
Baca juga: Penusuk Bocah 13 Tahun Diamankan Satreskrim Polres Madiun
"Setelah menerima laporan dari masyarakat, Polsek Sawahan bersama tim gabungan dan warga setempat segera menuju lokasi untuk melaksanakan pencarian," ujar dia.
Operasi pencarian yang dipimpin Kapolsek itu akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan di tepi Sungai Bengawan Madiun yang berada di wilayah Desa Krokeh, Kecamatan Sawahan sekitar pukul 22.00 WIB. Jenazah korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada keluarga.
Baca juga: KAI Daop 7 Madiun Amankan 657 Barang Penumpang Yang Tertinggal Hingga Juli 2026
Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto mengimbau masyarakat, terutama orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sungai maupun kawasan perairan lainnya.
"Pengawasan terhadap anak-anak perlu ditingkatkan sebagai upaya mencegah terulangnya kejadian serupa," ujar dia.
Editor : Wahyudi