Bank Jatim Perkuat Kerja Sama dengan BKD se-Jatim, Tingkatkan Layanan Perbankan bagi ASN

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Bank Jatim dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jatim serta BKD/BKPSDM/BKPP/BPKSDA kabupaten/kota se-Jawa Timur. (Dok/BJTM)

KLIKJATIM.Com | Banyuwangi – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) memperkuat sinergi dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur serta BKD/BKPSDM/BKPP/BPKSDA kabupaten/kota se-Jawa Timur untuk meningkatkan layanan perbankan bagi aparatur sipil negara (ASN).

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang digelar secara serentak di Banyuwangi, Kamis (2/7). Acara dihadiri Wakil Direktur Utama Bank Jatim R. Arief Wicaksono, Direktur Ritel dan Syariah Bank Jatim Tonny Prasetyo, Kepala BKD Provinsi Jawa Timur Indah Wahyuni, para kepala BKD/BKPSDM/BKPP/BPKSDA se-Jawa Timur, serta disaksikan Kepala Kantor Regional II BKN Soni Sultana.

Baca juga: Bank Jatim Borong Tujuh Penghargaan Infobank-MRI 2026, Pertahankan Layanan Terbaik 15 Tahun Beruntun

Wakil Direktur Utama Bank Jatim R. Arief Wicaksono mengatakan, kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat hubungan kelembagaan dengan pemerintah daerah sekaligus menghadirkan layanan keuangan yang lebih terintegrasi bagi ASN.

"ASN merupakan salah satu segmen utama Bank Jatim yang memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan bisnis perseroan. Melalui kerja sama ini, kami ingin menghadirkan layanan yang lebih mudah diakses, cepat, aman, dan sesuai dengan kebutuhan ASN," ujarnya.

Menurut Arief, pengelolaan layanan bagi ASN selama ini menjadi salah satu pilar utama bisnis Bank Jatim. Saat ini perseroan mengelola sekitar 368 ribu ASN dengan nilai payroll mencapai sekitar Rp1,5 triliun setiap bulan.

Ia menjelaskan, penguatan kerja sama diperlukan seiring rencana penerapan kebijakan single salary oleh pemerintah pusat yang diperkirakan akan mengubah pola pengelolaan penggajian ASN sekaligus meningkatkan persaingan di sektor perbankan.

Melalui kerja sama tersebut, Bank Jatim akan menyediakan berbagai layanan, mulai dari penyaluran gaji, tunjangan, dan tambahan penghasilan ASN, fasilitas kredit, hingga integrasi data kepegawaian melalui sistem host to host dengan tetap mengedepankan perlindungan data pribadi.

Baca juga: Bank Jatim Gandeng KP2MI Perkuat Literasi Keuangan dan Optimalisasi Remitansi bagi Pekerja Migran

Selain itu, ASN juga akan memperoleh akses terhadap berbagai layanan digital perbankan seperti kartu ATM/debit, mobile banking, co-branding card, serta layanan digital lainnya.

Direktur Ritel dan Syariah Bank Jatim Tonny Prasetyo mengatakan integrasi layanan ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem digital antara Bank Jatim dan pemerintah daerah.

"Kolaborasi ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas layanan kepada ASN, tetapi juga memperkuat sinergi dalam mendukung transformasi digital pelayanan publik. Integrasi data berbasis sistem host to host memungkinkan layanan yang lebih cepat, akurat, dan tepat sasaran, termasuk pengembangan program pre-approved credit yang memudahkan ASN memperoleh akses pembiayaan," jelasnya.

Baca juga: Bank Jatim Salurkan Mobil Layanan dan Bantuan RTLH untuk Dukung Pelayanan Publik Banyuwangi

Kerja sama tersebut juga mencakup dukungan peningkatan kapasitas dan kompetensi ASN, penyediaan layanan perbankan lainnya, termasuk peluang pembiayaan pendidikan dan penempatan dana.

Bank Jatim menilai kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat penghimpunan dana pihak ketiga (DPK), menjaga kualitas portofolio kredit konsumer ASN, sekaligus meningkatkan daya saing perusahaan di tengah persaingan industri perbankan yang semakin ketat.

Ke depan, Bank Jatim berkomitmen memperluas kerja sama dengan pemerintah daerah maupun berbagai institusi sebagai bagian dari transformasi berkelanjutan dalam mendukung digitalisasi layanan publik dan pembangunan ekonomi di Jawa Timur.

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru