KLIKJATIM.Com | Malang - Sesosok bayi perempuan tanpa identitas ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah kardus di area perkebunan tebu Desa Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, pada Selasa (9/6) sore.
Korban diduga kuat sengaja dibuang oleh orang tuanya di lahan tersebut hingga akhirnya ditemukan oleh seorang warga yang sedang mencari rumput.
Baca juga: Enam Bulan Gasak Lima Motor, Dua Pencuri Ini Diringkus Polsek Sukun Malang
Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar menyatakan bahwa pihak kepolisian langsung bergerak melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan dari warga terkait kejadian tersebut.
"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan dan telah berkoordinasi dengan tim Inafis serta tenaga medis. Untuk memastikan penyebab kematian, penyidik juga mengajukan permohonan autopsi sehingga hasilnya dapat diketahui secara ilmiah dan objektif," jelasnya, Kamis (11/6/2026).
Peristiwa pembuangan bayi ini pertama kali terungkap sekitar pukul 16.00 WIB.
Saat itu, seorang saksi mata sedang beraktivitas mencari rumput di sekitar area perkebunan yang berada di dekat rumahnya.
Ketika menyusuri pinggiran lahan tebu, pandangan saksi tertuju pada sebuah kardus yang mencurigakan.
Baca juga: Polres Sampang Amankan Ibu Pembuang Bayi di Semak-semak
Saat diperiksa, saksi mendapati sesosok bayi perempuan berada di dalam kardus tersebut dalam kondisi sudah tidak bergerak.
Saksi yang terkejut langsung meminta bantuan warga sekitar, lalu meneruskan laporan tersebut kepada perangkat desa dan Polsek Gondanglegi.
Petugas kepolisian bersama tim medis dan Unit Inafis Polres Malang segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal dan mengevakuasi jasad korban.
Kala ditemukan di lokasi pembuangan, bayi malang tersebut dalam kondisi terbungkus kain berwarna cokelat hitam dan mengenakan sebuah jaket merah.
Baca juga: Malang Raya Jadi Motor Utama Transaksi AstraPay di Jawa Timur
Beberapa barang yang ditemukan di sekitar korbannya kini disita petugas sebagai barang bukti.
Kepolisian menegaskan masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi untuk melacak pihak yang bertanggung jawab atas pembuangan bayi yang diduga hasil hubungan gelap tersebut.
"Kami belum dapat berspekulasi mengenai penyebab kematian. Semua kemungkinan masih didalami dan menunggu hasil autopsi serta pemeriksaan lebih lanjut," tegas Bambang.
Editor : Ratno