Pertamina Klaim Stok Aman, Sejumlah SPBU di Bojonegoro Masih Kehabisan Biosolar

Reporter : M Nur Afifullah
Salah satu SPBU di Desa Balenrejo, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, memasang papan pemberitahuan stok solar habis pada Rabu (3/6/2026). (Afifullah/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Meski Pertamina menyatakan stok Biosolar di Kabupaten Bojonegoro dalam kondisi aman, sejumlah SPBU di wilayah tersebut masih mengalami kekosongan pasokan BBM subsidi.

Pada Rabu (3/6/2026), beberapa SPBU terlihat memasang papan informasi bertuliskan "Solar Habis" dan "Solar Masih Dalam Perjalanan". Kondisi tersebut membuat sejumlah pengemudi kendaraan angkutan harus mencari pasokan solar ke SPBU lain.

Baca juga: Jelang SPMB 2026, Inspektorat Bojonegoro Tegaskan Gratifikasi dan Titipan Siswa Bisa Berujung Pidana

Sebelumnya, Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa antrean panjang kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU pada Senin (1/6/2026) dipicu meningkatnya aktivitas angkutan logistik, bus, kendaraan operasional lokal, serta pengangkutan hasil pertanian pascalibur panjang.

Menurut Ahad, Pertamina telah melakukan percepatan distribusi dengan memprioritaskan penyaluran Biosolar ke SPBU yang mengalami lonjakan konsumsi. Selain itu, pergerakan mobil tangki juga terus dipantau guna memastikan distribusi berjalan lancar.

"Pertamina memastikan distribusi Biosolar ke SPBU berjalan lancar dan melakukan mitigasi pengalihan konsumen ke SPBU alternatif apabila diperlukan," ujarnya.

Baca juga: Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Kodim 0813 Bojonegoro Tegaskan Pancasila sebagai Fondasi Perdamaian Dunia

Namun, kondisi tersebut belum sepenuhnya dirasakan masyarakat. Berdasarkan pantauan Klikjatim, salah satu SPBU di wilayah Kedungbondo, Kecamatan Balen, hingga siang hari masih belum menerima pasokan Biosolar. Papan pemberitahuan mengenai habisnya stok solar masih terpasang di lokasi tersebut.

Sejumlah sopir angkutan barang mengaku terpaksa berpindah dari satu SPBU ke SPBU lainnya untuk mendapatkan BBM subsidi yang mereka butuhkan.

Baca juga: Pemkab Bojonegoro Kaget Temukan Anomali DTSEN

"Iya mas, saya dan teman-teman lainnya harus berpindah ke beberapa SPBU untuk mendapatkan BBM," kata Misbah, salah seorang sopir angkutan.

Kondisi ini menunjukkan bahwa meski distribusi tambahan telah dilakukan, ketersediaan Biosolar di sejumlah titik SPBU Bojonegoro masih belum sepenuhnya normal.

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru