PLN UP2B DKI Jakarta dan Banten Perkuat UMKM Muslimah Demi Kemandirian Ekonomi Keluarga

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Penyerahan bantuan modal usaha dari PLN UP2B DKI Jakarta dan Banten kepada perempuan pelaku usaha UMKM. (Dok)

KLIKJATIM.Com | Jakarta - PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B Jamali) melalui PLN Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) DKI Jakarta dan Banten menggulirkan program pemberdayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Muslimah di wilayah DKI Jakarta dan Banten. Program tersebut diwujudkan melalui bantuan modal usaha dan pembinaan berkelanjutan guna mendorong kemandirian ekonomi keluarga.

Program ini dijalankan melalui kolaborasi Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN dan Persatuan Istri Karyawan Karyawati (PIKK) PLN. Tidak hanya memberikan bantuan finansial, program tersebut juga menghadirkan pendampingan usaha agar para pelaku UMKM mampu berkembang secara berkelanjutan.

Baca juga: PLN dan Polda Jateng Perkuat Pengamanan Infrastruktur Kelistrikan Strategis

General Manager PLN UIP2B Jamali, Munawwar Furqan, mengapresiasi pelaksanaan program pemberdayaan tersebut. Menurutnya, investasi sosial yang menyasar sektor usaha mikro memiliki dampak besar terhadap penguatan ekonomi masyarakat.

“UMKM yang dikelola perempuan terbukti menjadi salah satu penopang ketahanan ekonomi keluarga dan masyarakat,” ujarnya.

Munawwar menegaskan, di balik usaha kecil terdapat perjuangan besar untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Karena itu, PLN berkomitmen memberikan pendampingan intensif agar pelaku usaha perempuan semakin percaya diri dalam mengembangkan usahanya.

“Bantuan modal ini diharapkan menjadi pemantik produktivitas dan semangat para pelaku usaha untuk terus berkembang,” katanya.

Manager PLN UP2B DKI Jakarta dan Banten, Akhmad Duli, menambahkan bahwa program tersebut menjadi bukti nyata kehadiran PLN di tengah masyarakat. Perempuan dinilai memiliki peran strategis dalam menggerakkan roda perekonomian di lingkungan sekitar.

Baca juga: PLN Perkuat Koordinasi Operasional untuk Jaga Keandalan Listrik DKI Jakarta dan Banten

Menurutnya, program pembinaan dirancang untuk menciptakan dampak sosial jangka panjang melalui peningkatan kapasitas usaha para penerima manfaat.

Selain dukungan modal, para pelaku UMKM juga mendapatkan pembekalan manajemen usaha guna meningkatkan kemampuan pengelolaan bisnis dan memperluas peluang pasar. Pendekatan tersebut diharapkan mampu membantu UMKM beradaptasi di tengah persaingan usaha yang semakin ketat.

Ketua YBM PLN UP2B DKI Jakarta dan Banten, Maharoni, mengatakan bahwa pemberdayaan masyarakat membutuhkan kolaborasi dan pendampingan yang berkesinambungan. Dengan pengawalan program secara berkala, pelaku usaha kecil diharapkan mampu bertahan dan berkembang menghadapi tantangan ekonomi.

Program ini menyasar berbagai jenis usaha, mulai dari kuliner rumahan hingga kerajinan tangan lokal yang selama ini menjadi sumber penghidupan utama masyarakat. PLN berharap bantuan tersebut mampu meningkatkan kapasitas produksi dan daya saing usaha kecil.

Baca juga: PLN Mengajar Ajak Siswa SMKN 1 Blora Kenal Sistem Kelistrikan Nasional dan Teknologi SCADA

Salah satu penerima manfaat, Siti, pelaku usaha makanan ringan, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan PLN. Ia mengatakan usahanya sempat mengalami penurunan omzet akibat keterbatasan modal dan akses pasar.

“Bantuan ini menjadi semangat baru bagi saya untuk kembali mengembangkan usaha,” ungkapnya.

Melalui program pemberdayaan ini, PLN menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jangkauan bantuan bagi masyarakat sektor informal. Tidak hanya menyalurkan bantuan sosial, PLN juga berupaya membangun kapasitas kewirausahaan agar masyarakat menjadi lebih mandiri dan berdaya saing.

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru