Resahkan Warga Demi Konten, Tiga Pemuda Pembuat Hoaks Penampakan Pocong di Jember Diamankan Polisi

Reporter : Muhammad Hatta
Tiga Pemuda di Jember Diringkus Polisi, Gara-Gara Buat Konten Pocong.

KLIKJATIM.Com | Jember – Isu penampakan pocong yang sempat viral dan memicu kepanikan di media sosial akhirnya direspons tegas oleh aparat kepolisian. Tiga pemuda asal Kabupaten Jember, Jawa Timur, terpaksa diamankan oleh jajaran Satreskrim Polres Jember lantaran nekat membuat dan menyebarkan konten hoaks bertema penampakan makhluk halus tersebut.

Ketiga pemuda yang diamankan masing-masing berinisial RA (21), MA (19), dan FR (19). Mereka merupakan warga Lingkungan Cangkring, Kelurahan Patrang, Kecamatan Patrang, Jember. Polisi bergerak melakukan pengamanan setelah menerima banyak keluhan dan laporan dari masyarakat yang resah akibat unggahan video serta gambar tersebut.

Baca juga: Gelap Mata Akibat Judi Online, Tenaga Kesehatan di Jember Nekat Gasak Motor

Kasat Reskrim Polres Jember AKP Angga Riatma melalui Kanit Pidum Satreskrim Polres Jember, Andry Yunni Prasetiyo, membenarkan penangkapan tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan, motif ketiga pemuda itu murni karena keisengan demi mengejar viralitas di internet.

“Jadi memang akhir-akhir ini media sosial ramai dengan adanya video maupun pemberitaan terkait pocong yang meresahkan masyarakat. Setelah kami lakukan pemeriksaan, yang bersangkutan tidak ada indikasi mengarah pada tindak pidana atau perbuatan jahat. Mereka hanya iseng mengikuti tren dan ingin memviralkan,” ujar Andry di Mapolres Jember, Senin (25/5/2026).

Dalam menjalankan aksinya, ketiga pemuda tersebut memanipulasi gambar menggunakan aplikasi penyuntingan serta menambahkan filter tertentu. Hasil editan tersebut membuat visual yang dihasilkan tampak seolah-olah seperti penampakan pocong asli di sebuah lokasi, yang kemudian diunggah hingga memicu spekulasi liar.

Fenomena tren negatif ini diketahui tidak hanya terjadi di Jember, melainkan juga merebak di beberapa kota besar lain seperti Jakarta dan sejumlah wilayah di Jawa Timur. Di Jember sendiri, desas-desus penampakan pocong buatan ini sempat menghebohkan warga di kawasan Jember Barat, pusat kota, hingga wilayah timur.

Andry menjelaskan bahwa tren manipulasi visual ini berdampak buruk karena membentuk persepsi yang menyesatkan di tengah masyarakat. Terlebih, saat ini perhatian publik sedang tertuju pada isu keamanan lingkungan. Akibatnya, sebagian warga sempat percaya bahwa penampakan pocong tersebut merupakan modus operandi baru dari pelaku kejahatan jalanan.

Baca juga: Vakum 25 Tahun, Serversick Bangkit Lewat Album “Distorsi Panggung Perak”

“Karena saat ini ada isu curanmor dan begal, masyarakat kemudian mengaitkan tren pocong ini sebagai modus kejahatan baru. Padahal itu tidak benar dan hanya hoaks,” urai Andry menegaskan.

Mengingat tidak ditemukannya unsur pidana atau niat jahat untuk melakukan kriminalitas, polisi memutuskan tidak menahan ketiga pemuda tersebut. Langkah yang diambil petugas adalah memberikan pembinaan serta pemahaman mendalam agar mereka tidak mengulangi perbuatan serupa di kemudian hari.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban moral, polisi juga meminta ketiganya untuk aktif mengedukasi masyarakat luas agar tidak membuat atau menyebarkan konten tiruan yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Baca juga: Gerak Cepat! Dirut PLN Pimpin Langsung Percepatan Pemulihan Sistem Kelistrikan Sumatra

Kendati demikian, pihak kepolisian tetap memberikan peringatan keras bahwa penyebaran berita bohong atau hoaks yang terbukti merugikan pihak lain atau memicu dampak sosial yang serius tetap bisa dijerat hukum pidana. Masyarakat diimbau untuk selalu menyaring informasi secara rasional dan mengecek keabsahan sumber berita.

Di samping meminta warga untuk lebih bijak bermedia sosial, Polres Jember juga mengingatkan masyarakat untuk tetap fokus menjaga keamanan lingkungan dari potensi kriminalitas yang nyata.

"Kami imbau masyarakat, untuk seyogyanya mengaktifkan kembali ronda malam atau siskamling di lingkungan masing-masing," pungkas Andry.

Editor : Fatih

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru