Pasokan Gas Bertambah 35 MMSCFD, Petrokimia Gresik Perkuat Ketahanan Produksi

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob (kiri), bersama Presiden Direktur PC Ketapang II Ltd, Yuzaini Md Yusof (kanan) usai penandatanganan Head of Agreement (HoA) jual beli gas. (Dok/PG)

KLIKJATIM.Com | Surabaya – PT Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero), terus memperkuat ketahanan pasokan gas jangka panjang guna mendukung keberlanjutan produksi pupuk nasional. Langkah ini dilakukan melalui penguatan kerja sama penyediaan gas dari Lapangan MDA-MBH di Selat Madura dan Wilayah Kerja (WK) Ketapang di Perairan Utara Pulau Madura.

Melalui kerja sama tersebut, Petrokimia Gresik berpotensi memperoleh tambahan pasokan gas sekitar 30–35 MMSCFD untuk memperkuat keandalan operasional perusahaan dalam mendukung produksi pupuk dan produk agroindustri lainnya hingga tahun 2035.

Baca juga: Petrokimia Gresik Siapkan 219 Ribu Ton Pupuk Bersubsidi untuk Kawal Musim Tanam 2026

Penguatan pasokan gas itu ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) antara Petrokimia Gresik dan Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) untuk Lapangan MDA-MBH. Penandatanganan tersebut disaksikan langsung Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto.

Selain itu, Petrokimia Gresik juga menandatangani Head of Agreement (HoA) bersama PC Ketapang II Ltd terkait rencana kerja sama jual beli gas di Wilayah Kerja Ketapang. Seluruh penandatanganan dilakukan di Tangerang, baru-baru ini.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menegaskan bahwa penguatan sinergi antara industri pupuk dan sektor energi menjadi langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan produksi sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.

“Gas bumi merupakan salah satu bahan baku utama dalam proses produksi pupuk. Karena itu, kepastian pasokan gas dan penguatan kolaborasi dengan pemasok energi menjadi bagian penting dari komitmen perusahaan dalam menjaga keberlanjutan operasional serta mendukung produktivitas sektor pertanian nasional,” ujar Daconi.

Baca juga: Hadirkan Dunia Purba ke Gresik, Icon Mall Suguhkan Pertunjukan Dinosaurus Animatronik yang Edukatif

Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan membangun sistem pasokan energi yang andal, adaptif, dan berkelanjutan di tengah dinamika industri global.

Penandatanganan HoA bersama PC Ketapang II Ltd juga menjadi langkah awal dalam memperkuat kerja sama strategis penyediaan gas jangka panjang guna meningkatkan keandalan pasokan energi perusahaan pada masa mendatang.

Daconi menambahkan, kolaborasi antara industri pupuk dan sektor energi memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas produksi pupuk nasional.

Baca juga: Cetak Agripreneur Muda, Petrokimia Gresik Buka 50 Beasiswa Petani Muda 2026

“Sinergi lintas sektor menjadi fondasi penting untuk memperkuat ketahanan industri nasional. Petrokimia Gresik berkomitmen terus membangun kemitraan strategis yang memberikan manfaat jangka panjang bagi sektor pertanian dan ketahanan pangan Indonesia,” tambahnya.

PJBG antara Petrokimia Gresik dan HCML ditandatangani Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob bersama General Manager HCML, Wang Kaifei, yang diwakili VP Marketing, Legal, and Business Support HCML, Wahyudin Sunarya.

Sementara HoA bersama PC Ketapang II Ltd ditandatangani oleh Daconi Khotob bersama Presiden Direktur PC Ketapang II Ltd, Yuzaini Md Yusof.

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru