Gara-Gara Bola, Pemuda Asal Surabaya Dikeroyok 8 Suporter di Gresik

Reporter : Rozy
Delapan oknum suporter sepak bola saat digelandang ke Mapolres Gresik karena mengerjakan warga Surabaya

KLIKJATIM.Com | Gresik  - Sebanyak delapan oknum suporter sepak bola ditetapkan sebagai tersangka kasus pengeroyokan terhadap seorang pemuda di Gresik. Polisi mengungkap motif aksi kekerasan tersebut dipicu rasa kecewa usai tim yang mereka dukung gagal meraih kemenangan.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, para pelaku melampiaskan emosinya kepada korban secara acak setelah pertandingan berakhir.

Baca juga: Polres Gresik Ungkap Lima Kasus Kriminal, Korban Apresiasi Barang Berharga Berhasil Dikembalikan

“Motifnya karena emosi setelah tim sepak bola yang mereka dukung tidak menang,” ujar Ramadhan, Senin (18/5/2026).

Selain dipengaruhi hasil pertandingan, pengeroyokan itu juga dipicu provokasi dari salah satu pelaku. Pelaku menuding korban asal Surabaya tersebut pernah menyerang kelompok mereka pada kejadian sebelumnya.

Baca juga: Mahasiswa Tulungagung Ditembak Anggota Resmob Polres Gresik

“Para pelaku terprovokasi oleh salah satu rekannya yang menuduh korban pernah menyerang kelompok mereka,” imbuhnya.

Kasus pengeroyokan itu terjadi di Jalan Veteran, Kelurahan Gending, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Dari delapan tersangka yang diamankan, satu di antaranya merupakan warga Kabupaten Malang.

Baca juga: Dukung Asta Cita Ketahanan Pangan, Polres Gresik Kawal Kunjungan Mentan Tinjau Gudang Bulog

Mereka masing-masing berinisial RBP (23), FF (24), BKS (23), WA (22), PAR (20), MZ, MAR, dan YPR (23). Sebagian besar tersangka berasal dari wilayah Gresik.

Sementara korban diketahui bernama Alvin Rajendriya Fausta, warga Lakarsantri, Surabaya. Peristiwa pengeroyokan terjadi pada Minggu (3/5) sekitar pukul 18.00 WIB. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah luka akibat pukulan dan tendangan para pelaku.

Editor : Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru