Humpus Grup Bangun Kilang LNG Mini di Bojonegoro

Reporter : Rozy
Peletakan batu pertama (Groundbreaking) proyek proyek kilang LNG ini dilakukan di Desa Katur, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) melalui anak usaha PT OTS Internasional (OTSI) membangun kilang mini Liquefied Natural Gas (LNG) atau gas alam cair.

Pembangunan proyek kilang LNG ini dilakukan di Desa Katur, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Peletakan batu pertama (Groundbreaking) proyek tersebut telah dilaksanakan. Pembangunan fisik hingga tahap operasional diperkirakan akan memakan waktu antara 12 hingga 15 bulan.

Baca juga: Bojonegoro Perkuat Transformasi Digital, Nilai SPBE Tembus Predikat Sangat Baik

Proyek pembangunan fasilitas pengolahan gas alam cair skala kecil atau Mini LNG Plant itu menempati lahan milik Humpuss seluas 1,6 hektar. Lokasinya berada di selatan kilang minyak mini milik PT Tri Wahan Universal.

Kilang mini LNG memiliki kapasitas 5 MMSCFD (Million Standard Cubic Feet per Day). Suplai gas dari jaringan pipa Gresik-Semarang (Gresem) milik Pertmina Gas Negara (PGN). Mini LNG plant ini rencananya akan mendukung pasokan di Jawa Barat hingga Jawa Timur.

“Iya benar. Peletakan batu pertama sudah dilaksanakan. Saya diundang di acara itu,” kata Kepala Desa Katur, Sukono, Jumat (15/5/2026).

Proyek strategis ini dijalankan melalui unit usaha OTSI, yaitu PT Hutama Metana Perkasa. Pembangunan Mini LNG plant untuk memperkuat ketahanan energi nasional dan mendukung program prioritas Pemerintah Republik Indonesia. Sekaligus menjadi bukti konkret komitmen grup dalam menyediakan solusi energi yang lebih bersih, efisien, dan mendukung ketersediaan pasokan gas alam cair (LNG) untuk kebutuhan domestik.

Direktur Utama HUMI Grup, Ari Askhara mengatakan, inisiasi Mini LNG Plant ini lebih dari sekedar ekspansi bisnis, namun bukti nyata komitmen perusahaan dalam mendukung kemandirian energi nasional.

Baca juga: Wakil Panglima TNI Tinjau KDKMP, Pemkab Bojonegoro Perkuat Dukungan Program Nasional

“Dengan mengoptimalkan potensi lokal di Bojonegoro dan menggandeng mitra berpengalaman, kami optimis dapat menghadirkan solusi energi yang lebih terjangkau dan berkelanjutan dibandingkan bahan bakar minyak,” jelas Ari dikutip dari laman resmi Humi.

Dalam menjalankan proyek ini, PT Hutama Metana Perkasa menjalin kolaborasi strategis dengan mitra teknologi global, China CAMC Engineering Co. Ltd. Kerja sama ini mencakup penerapan teknologi terkini dalam pengolahan gas alam menjadi bentuk cair secara efisien dalam skala menengah (mini plant).

Proses pembangunan fisik hingga tahap operasional diperkirakan akan memakan waktu antara 12 hingga 15 bulan. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat memperpendek rantai pasok energi bagi industri dan kebutuhan energi lainnya di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya.

“Inisiasi ini juga merupakan langkah nyata HUMI Grup melalui OTSI, dalam menyelaraskan strategi bisnis dengan Asta Cita Pemerintah Republik Indonesia,” tegas Ari.

Baca juga: Gagal Menyalip, Pelajar di Bojonegoro Tewas Usai Motornya Hantam Truk Molen

Direktur PT OTS Internasional, Taufik menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang mendukung inisiatif ini.

“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan dan sinergitas grup yang telah mengupayakan implementasi dari inisiatif ini. Kami juga menyambut baik kolaborasi yang terjalin dengan mitra internasional kami. Semoga mini LNG plant ini dapat berkontribusi pada kemajuan perusahaan serta mendukung program pemerintah,” pungkasnya.

Menandai dimulainya pembangunan mini LNG plant ini, telah diadakan prosesi peletakan batu pertama (Groundbreaking) pada (12/3) lalu di Bojonegoro. Kegiatan ini dihadiri oleh para pejabat di lingkungan Humpuss Grup, serta perwakilan dari mitra yang terlibat yaitu PGN dan Camcee.

Editor : Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru