Pasar Ekspor Tembakau di Rusia dan Cina Jadi Incaran PTPN I Regional 5

Reporter : Abdus Syukur

KLIKJATIM.Com | Jember  - PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 5 membidik pangsa pasar ekspor produk tembakau ke Rusia dan China pada tahun 2026.

"Saat ini korporasi sedang mengembangkan kebutuhan tembakau untuk pasar di China dan Rusia," kata Region Head PTPN I Regional 5 Subagiyo saat melakukan tanam perdana tembakau di Kebun Ajung Gayasan, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Selasa.

Baca juga: PTPN I Sambungkan Listrik ke 101 Rumah Warga Kebun

Menurutnya tembakau bawah naungan (TBN) tersebut sebagian besar akan dipasarkan ke Eropa, namun untuk grade medium ke bawah diperkenankan dijual di lokal atau domestik karena memang dibutuhkan.

"Perluasan pasar tembakau ke China dan Rusia karena kedua negara itu mempunyai tingkat kebutuhan tembakau untuk cigar yang cukup tinggi," tuturnya.

Ia menjelaskan, biasanya kebutuhan tembakau di pasar ekspor dilepas secara bertahap di Eropa selama satu tahun menyesuaikan kebutuhan pasar dan pola tersebut juga sama dilakukan di pasar domestik.

Baca juga: Kopi Bondowoso Makin Mendunia, JCE Targetkan Ekspor 90 Persen Produksi

"Tahun ini target produksi tembakau sekitar 1,2 ton per hektare dari luas area mencapai 400 hektare, kemudian target produksi mutu A atau 1 sebanyak 30 persen akan diekspor," katanya.

Untuk mengantisipasi cuaca ekstrem, lanjut dia, pihak PTPN sudah melakukan mitigasi agar tanaman tembakau tetap bagus kualitasnya saat panen nanti.

"Pada awal musim tanam ini masih banyak turun hujan, sehingga tingkat kecukupan air cukup tinggi, maka dibuat patusan (pemupukan cair) supaya serapan air ke tanah semakin cepat," katanya.

Baca juga: 600 Peserta Mudik Gratis PTPN I Regional 5 Diberangkatkan dari Surabaya

Kemudian pada saat perawatan tanaman nanti diprediksi masuk El Nino, sehingga dibuat sistem irigasi dengan membuat saluran air agar tanaman punya kecukupan atas kebutuhan airnya karena tembakau itu mempunyai tingkat kecukupan kebutuhan air yang tinggi.

"Kami juga sudah melakukan mitigasi, salah satunya adanya naungan untuk mengurangi efek tingkat panas matahari ke tanaman tembakau," ujarnya.

Editor : Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru