Kunci Masuk Selokan, Mahasiswi Ini Panik dan Panggil Damkar Jember

Reporter : Muhammad Hatta
Petugas Damkarmat Jember membantu pengambilan kunci motor yang masuk ke dalam lubang selokan

KLIKJATIM.Com | Jember - Lima orang mahasiswa mengaku dari Politeknik Negeri Jember (Polije) panik saat sedang menyantap nasi goreng di sekitar kawasan Jalan Mastrip, Kecamatan Sumbersari, Jember.


Hal itu disebabkan karena salah satu mahasiswa bernama Anggita (19), kunci motornya jatuh dan masuk ke dalam lubang selokan seukuran tangan anak-anak.

Baca juga: Penyelewengan BBM Subsidi SPBU Teuku Umar Jember Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan


Kejadian yang terjadi jelang tengah malam, atau sekitar pukul 23.00 WIB, Senin (4/5/2026) itu. Membuat Anggita dan teman-temannya panik, karena mereka berusaha mengambil kunci motor yang masuk ke dalam lubang selokan itu tidak berhasil diambil dengan cara mereka.


Karena kejadian itu, salah satu mahasiswa menghubungi petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan (Damkarmat) Pemkab Jember lewat sambungan telepon. 


Empat petugas Damkarmat, langsung datang dengan mobil evakuasi membantu proses evakuasi kunci motor yang masuk ke dalam lubang selokan itu.


"Tadi saya dan teman-teman baru pulang kuliah di Kampus Polije. Karena lapar, kami beli nasi goreng di pinggir jalan tidak jauh dari pintu gerbang kampus," kata Anggita saat dikonfirmasi disela proses evakuasi.


Kejadian kunci motor itu jatuh dan sampai masuk ke dalam lubang selokan, kata Anggita, saat dirinya bermaksud mengambil ponsel dari dalam tasnya.


"Saat mau ambil HP (ponsel) itu, nyangkut di kunci motor saya, dan jatuh sampai masuk lubang selokan. Tadi dibantu teman-teman gak bisa ngambil, akhirnya manggil bapak-bapak Damkar ini," ujarnya.

Baca juga: Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Atas Motor di Jember


Ditanya alasan kenapa sampai memanggil petugas damkar, bukannya tukang ahli kunci.


"Karena waktu itu kata teman-teman ingat filmnya Upin dan Ipin ada Bomba (petugas Damkar asal Malaysia). Jadi kita minta tolongnya ke Damkar, kan bisa banyak membantu dan bisa apa saja," ujar Anggita sambil tertawa lepas bersama teman-temannya.


Butuh waktu kurang lebih 15 menit, petugas Damkarmat Pemkab Jember berusaha membantu melakukan proses evakuasi kunci motor tersebut. Menggunakan tongkat besi sepanjang kurang lebih 4 meter, dengan ujungnya ada pengait kawat. Proses evakuasi kunci motor dilakukan.


"Kami tadi dapat panggilan darurat sekitar pukul 11 malam. Bersama 4 anggota kami datang ke lokasi kejadian. Ternyata di sana ada kunci motor yang jatuh ke dalam lubang selokan," ujar Anggota Regu A Damkar dan Penyelamatan Mako Pemkab Jember, Hary Aksarawan.

Baca juga: Dihantam Ombak, Pemancing Jember Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan Pantai Payangan


Untuk proses evakuasi, kata Hary, sempat menemui kendala. Karena posisi kunci tersangkut batu bata bekas pondasi didalam selokan, juga lubang selokan yang kecil.


"Proses evakuasi tadi menggunakan tongkat yang ujungnya ada pengait kawat, beruntung ada lubang selokan untuk pembersihan dengan ukuran 40x40 cm," ujarnya.


Dengan menggunakan penerangan senter, proses evakuasi dilakukan. Butuh waktu kurang lebih 15 menit, petugas Damkarmat berupaya mengambil kunci motor yang ada di dalam selokan tersebut.


"Alhamdulillah akhirnya kunci motor itu bisa kami ambil. Meskipun cukup menggunakan tongkat tersebut. Dari kejadian ini, kami harap lebih hati-hati saat mengambil kunci motor dari dalam tas. Apalagi saat malam hari," tuturnya.

Editor : Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru