KLIKJATIM.Com | Gresik - PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) sebagai pengelola Kawasan JIIPE menegaskan komitmen pada peningkatan kompetensi tenaga kerja sebaiknya dilakukan melalui kerja sama dengan Dinas Pendidikan, SMK, hingga perguruan tinggi. Selama ini, kawasan industri JIIPE aktif melakukan sosialisasi kepada pelajar terkait potensi kawasan dan peluang kerja.
“Pendekatan melalui sekolah lebih tepat sasaran. Kami rutin memberikan informasi tentang potensi kawasan hingga peluang kerja. Bahkan, kami juga menjadi guru tamu agar siswa mendapat gambaran langsung dunia industri,” ujar Comdev Manager PT BKMS, Yudi Darjanto.
Baca juga: Puluhan Hewan Kurban Dibagikan BKMS dan Tenant JIIPE untuk Masyarakat Gresik
Melalui program tersebut, perusahaan berharap dapat melakukan pemetaan kemampuan siswa sejak dini agar sesuai dengan kebutuhan industri yang terus berkembang.
Namun, Yudi mengakui masih terdapat tantangan, terutama dari sisi karakter tenaga kerja lokal. Salah satu kendala yang sering ditemui adalah kecenderungan enggan keluar dari zona nyaman, termasuk dalam mengikuti pelatihan ke luar negeri.
“Kesempatan pelatihan ke luar negeri ada, tapi tidak semua siap. Ini menjadi tantangan dari sisi kultur,” jelasnya.
Baca juga: Sinergi Pemerintah dan Stakeholder Dukung Daya Saing Industri Nasional di JIIPE
Menurutnya, persoalan tersebut telah disampaikan kepada sekolah dan pemerintah daerah agar dapat dicarikan solusi bersama. Jika tidak segera diatasi, perusahaan berpotensi merekrut tenaga kerja dari luar daerah yang dianggap lebih siap.
“Kalau kebutuhan tidak terpenuhi dari lokal, maka perusahaan akan mencari dari luar seperti Surabaya yang lebih heterogen dan siap bersaing. Karena pada akhirnya, kompetensi tetap menjadi standar utama,” tegasnya.
Yudi menambahkan, kebutuhan tenaga kerja berbeda pada setiap tahap industri. Pada tahap konstruksi, peluang lebih terbuka bagi lulusan SMK. Sementara pada tahap operasional, khususnya yang berkaitan dengan teknologi industri 4.0 seperti robotik dan otomatisasi, dibutuhkan tenaga kerja dengan pendidikan lebih tinggi.
Baca juga: AKRA Suntik Modal PT AKR Sea Transport Rp150 Miliar untuk Pembelian Kapal
Selain itu, JIIPE juga mulai mengintegrasikan digitalisasi dengan Dinas Tenaga Kerja untuk mempermudah akses informasi lowongan kerja sekaligus memperkenalkan potensi UMKM lokal.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat keterlibatan masyarakat dalam ekosistem industri serta meningkatkan daya saing SDM lokal di tengah perkembangan industri modern.
Editor : Wahyudi