KLIKJATIM.Com | Gresik -Kemacetan parah terjadi di Jalan Raya dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik, pada Kamis pagi (23/4). Kepadatan lalu lintas dipicu oleh sebuah truk pengangkut alat berat yang mogok di sekitar area Taman Makam Pahlawan (TMP), sehingga menghambat arus kendaraan dari arah Bunder menuju pusat Kota Gresik.
Truk tersebut diketahui berhenti di lajur kanan dengan posisi menghadap ke utara. Kondisi ini menyebabkan sebagian badan jalan tidak dapat dilalui kendaraan, sehingga antrean panjang tak terhindarkan. Kemacetan bahkan dilaporkan mengular hingga cukup jauh ke arah Bunder.
Situasi semakin memburuk karena kejadian berlangsung pada jam sibuk, saat aktivitas masyarakat meningkat tajam. Banyaknya kendaraan pribadi, angkutan umum, serta kendaraan roda dua yang melintas membuat arus lalu lintas tersendat cukup lama.
Tidak hanya di jalur utama, dampak kemacetan juga meluas ke sejumlah jalur alternatif di sisi barat jalan. Beberapa pengendara, khususnya sepeda motor, memilih mencari jalan pintas dengan melintasi gang-gang di kawasan permukiman warga. Hal ini turut menyebabkan kepadatan di jalan lingkungan yang biasanya tidak dilalui kendaraan dalam jumlah besar.
Berdasarkan pantauan di lapangan, petugas dari Satlantas Polres Gresik telah berada di lokasi sejak pagi untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas. Mereka berupaya mengurai kepadatan dengan sistem buka-tutup jalur serta mengarahkan kendaraan ke rute alternatif. Namun, karena posisi truk yang menutup hampir separuh lajur, kemacetan tetap sulit dihindari.
Truk bernomor polisi BM-9204-JU tersebut diketahui milik PT Cipta Sinergi Sejahtera. Kendaraan itu dilaporkan sudah mengalami mogok sejak dini hari. Salah satu petugas di lokasi menyebutkan bahwa truk mulai berhenti beroperasi sekitar pukul 03.00 WIB.
Sementara itu, Kasatlantas Polres Gresik AKP Nur Arifin menjelaskan bahwa truk tersebut memasuki jalan protokol pada dini hari, sebelum diberlakukannya aturan pembatasan operasional kendaraan berat. Ia menyebutkan bahwa larangan operasional truk di jalur tersebut berlaku pada pukul 06.00 hingga 08.00 WIB, serta pukul 16.00 hingga 18.00 WIB.
Baca juga: Tes Kesemaptaan Jasmani Semester I 2026, Polres Gresik Jaga Kebugaran Personel
“Saat ini fokus kami adalah mengurai kemacetan agar arus lalu lintas bisa kembali normal,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi truk masih terus dilakukan oleh petugas terkait. Belum ada kepastian kapan kendaraan tersebut dapat dipindahkan sepenuhnya dari badan jalan. Pengguna jalan dari arah Bunder menuju Gresik diimbau untuk menghindari jalur tersebut dan menggunakan rute alternatif guna mengurangi kepadatan.
Editor : Wahyudi