KLIKJATIM.Com | Denpasar – Sistem kelistrikan Pulau Dewata mencatat rekor konsumsi listrik tertinggi sepanjang sejarah pada Senin, 13 April 2026. PLN UP2B Bali melaporkan beban puncak mencapai 1.278 megawatt (MW), mencerminkan lonjakan kebutuhan energi listrik masyarakat.
Kondisi cuaca panas menjadi pemicu utama kenaikan beban listrik tersebut. Suhu udara yang tinggi mendorong penggunaan pendingin ruangan secara masif, baik di sektor rumah tangga maupun industri perhotelan. Aktivitas pariwisata yang terus tumbuh turut memperkuat tren kenaikan konsumsi listrik.
Baca juga: Gelar Best Wedding Deals 2026, Santika Indonesia Obral Paket Nikah Berhadiah Liburan Gratis ke Bali
“Peningkatan beban menunjukkan geliat ekonomi Bali yang dinamis. Kebutuhan energi masyarakat terus berkembang seiring ekspansi pembangunan infrastruktur daerah. PLN memastikan kesiapan sistem kelistrikan secara menyeluruh dan andal,” ujar General Manager PLN UIP2B Jamali, Munawwar Furqan, saat memantau langsung perkembangan sistem.
Munawwar menekankan pentingnya antisipasi komprehensif terhadap pertumbuhan beban puncak tersebut. Aktivitas bisnis dan pariwisata menjadi perhatian utama dalam menjaga stabilitas pasokan listrik. Kesiapan sistem terus ditingkatkan demi mendukung kenyamanan wisatawan maupun masyarakat lokal.
Manager PLN UP2B Bali, Komang Teddy Indra Kusuma, menyebut capaian ini menjadi indikator penting untuk membaca tren kebutuhan listrik di Bali. Menurutnya, angka 1.278 MW menjadi bahan evaluasi strategis bagi manajemen internal PLN.
“Pertumbuhan aktivitas sosial masyarakat semakin meningkat, sementara faktor eksternal seperti cuaca juga memberi tekanan besar pada sistem,” katanya.
Baca juga: PLN UP2B Bali Paparkan Keandalan Sistem Kelistrikan Bali di Hadapan Warga Buleleng
PLN UP2B Bali melakukan pemantauan sistem secara real time selama 24 jam. Kesiapan pembangkitan dan keandalan jaringan transmisi menjadi prioritas pengawasan harian. Petugas teknis memastikan jaringan mampu mengakomodasi kebutuhan saat beban puncak terjadi.
Selain itu, optimalisasi operasi sistem terus dilakukan untuk menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan. Koordinasi intensif dijalankan bersama unit pembangkitan serta unit distribusi terkait guna memastikan aliran listrik tetap stabil dan berkualitas.
PLN juga mengajak masyarakat berpartisipasi menjaga kestabilan sistem melalui penggunaan listrik secara bijak. Penghematan disarankan terutama pada periode beban puncak siang hingga malam hari. Langkah sederhana ini dinilai membantu menjaga keandalan pasokan energi bagi seluruh warga.
Baca juga: PLN UP2B Bali Gelar Buka Puasa Bersama, Tegaskan Komitmen Kepedulian Sosial
Ke depan, PLN akan terus memperkuat infrastruktur kelistrikan di Bali. Kapasitas jaringan ditingkatkan guna mengantisipasi lonjakan beban yang lebih besar, termasuk melalui pemanfaatan teknologi cerdas dalam pengaturan beban.
PLN menegaskan komitmennya menjaga keandalan sistem kelistrikan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya sektor pariwisata sebagai tulang punggung Bali. Layanan pelanggan melalui aplikasi PLN Mobile juga terus dioptimalkan agar masyarakat dapat melaporkan gangguan secara cepat dan responsif.
Editor : Abdul Aziz Qomar